Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemkot Tangsel Tindak Lanjuti Kebutuhan Air Bersih Warga Korban Pencemaran TPA Cipeucang

📅 Rabu, 29 Okt 2025, 15:34 WIB | Oleh:
Pemkot Tangsel Tindak Lanjuti Kebutuhan Air Bersih Warga Korban Pencemaran TPA Cipeucang Doc: ANTARA/Azmi Samsul M
Ket. Wakil Wali Kota Tangsel Pilar Saga Ichsan

Tangerang Selatan -- Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel), Provinsi Banten segera menindak lanjuti kebutuhan air bersih bagi warga di RT/RW 06/04, Kelurahan Serpong, yang terdampak pencemaran lingkungan tempat pembuangan akhir (TPA) Cipeucang.

"Kalau kurang nanti kita tambah lagi berapa jumlah warga yang membutuhkan agar kebutuhan air bersih bisa terpenuhi," kata Wakil Wali Kota Tangsel Pilar Saga Ichsan di Tangerang, Rabu.

Ia menyebut menanggapi keluhan warga atas kekurangan air bersih dampak dari pencemaran lingkungan dari TPA Cipeucang, pemerintah daerah saat ini bakal segera mendistribusikan kebutuhan masyarakat tersebut.

Selain itu, pihaknya juga telah memerintahkan dinas terkait yakni Dinas Lingkungan Hidup untuk melakukan pendataan guna mengakomodasi pengiriman air bersih.
"Nanti kasih tau aja ke Dinas Lingkungan Hidup ataupun kelurahan supaya nanti kita juga bisa dorong bantu untuk penganggarannya," ungkapnya.

Untuk penanganan dugaan pencemaran, jajarannya kini tengah mencarikan solusi. Dimana, rencananya pihaknya akan menyediakan instalasi pengolahan air limbah atau fasilitas yang dirancang untuk mengolah air limbah sebagai antisipasi perluasan terjadinya pencemaran lingkungan ke permukiman warga.

"Sekarang itu kita akan menyiapkan instalasi IPAL. Jadi mudah-mudahan dengan IPAL untuk pembuangan air lindi dan lain sebagainya bisa terkontrol," ungkap dia.

Sebelumnya, warga di RT/RW 06/04, Kelurahan Serpong Kota Tangerang Selatan, mengeluhkan soal sulitnya mendapat air bersih.
Salah satu warga setempat, Agus di Tangerang, Rabu mengungkapkan bahwa kualitas air tanah di sekitar permukiman warga saat ini sudah tidak dapat dikonsumsi karena diduga tercemar oleh sampah dari TPA Cipeucang.

"Semua aktivitas pakai air galon yang dibeli. Jadi nambah pengeluaran soalnya sehari itu bisa empat galon buat minum, masak, dan lain-lain," katanya.

Ia mengatakan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari seperti memasak, mencuci dan mandi warga mencari air bersih dari warga lain yang jauh dari pencemaran sampah di TPA.

"Permasalahaan kebutuhan air bersih ini sudah mengadukan langsung ke pemerintah daerah setempat," ungkapnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.