Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemantauan Kesehatan Warga yang Terdampak Radioaktif Cs-137

📅 Selasa, 28 Okt 2025, 22:35 WIB | Oleh:
Pemantauan Kesehatan Warga yang Terdampak Radioaktif Cs-137 Doc: Antara

Serang - Kepolisian Resor (Polres) Serang, Polda Banten, melakukan pemantauan atas kegiatan pemeriksaan kesehatan gratis (CKG) terhadap ratusan warga dari dua desa di Kecamatan Cikande, Kabupaten Serang, yang wilayahnya terdampak paparan zat radioaktif berbahaya cesium-137 (Cs-137).

Kapolres Serang, AKBP Condro Sasongko, di Serang, Selasa, mengatakan kegiatan monitoring ini merupakan bagian dari upaya sinergi antara Polri, pemerintah daerah, dan instansi kesehatan untuk memastikan kondisi masyarakat tetap aman dan sehat.

Warga yang mengikuti pemeriksaan berasal dari Desa Sukatani dan Desa Nambo Udik.

“Kami ingin memastikan bahwa masyarakat di sekitar area terdampak mendapatkan pemeriksaan kesehatan secara menyeluruh dan tepat sasaran," ujarnya.

Pemeriksaan CKG dilaksanakan di dua lokasi, yakni UPT Puskesmas Cikande dan UPT Puskesmas Kibin.

"Setiap lokasi ditargetkan dapat melayani hingga 250 peserta dari berbagai kalangan usia, baik dewasa maupun anak-anak," terangnya.

Berdasarkan laporan di lapangan, di Puskesmas Cikande dari target 250 peserta, tercatat 121 orang hadir. Dari jumlah tersebut, 117 orang merupakan peserta dewasa dan empat lainnya anak-anak.

"Adapun pengambilan sampel darah dilakukan terhadap 117 orang dewasa untuk pemeriksaan laboratorium lebih lanjut," jelasnya.

Sementara itu, di Puskesmas Kibin, capaian peserta pemeriksaan masih relatif rendah. Dari target 250 orang, hanya 24 warga yang hadir, terdiri dari 16 orang dewasa dan delapan anak-anak. Pengambilan sampel darah dilakukan terhadap 16 peserta dewasa.

Kapolres menegaskan, meski belum semua warga hadir, kegiatan ini akan terus dilakukan secara bertahap hingga seluruh masyarakat terdampak mendapatkan pelayanan kesehatan yang merata.

“Kami mendorong masyarakat agar tidak takut untuk memeriksakan diri. Pemeriksaan ini gratis dan hasilnya akan membantu pemerintah dalam melakukan evaluasi lingkungan,” jelasnya.

Ia menandaskan, langkah ini menjadi bagian penting dalam memastikan penanganan dampak lingkungan berjalan komprehensif, transparan, dan berpihak pada keselamatan warga.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Nasional
Polri Gelar Upacara Serah T...
Megapolitan
Gubernur DKI Cek Pelayanan ...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.