Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Menpar Tekankan Pentingnya Keberlanjutan dalam Industri Fesyen Tanah Air

📅 Selasa, 28 Okt 2025, 02:30 WIB | Oleh: Tim Penulis
Menpar Tekankan Pentingnya Keberlanjutan dalam Industri Fesyen Tanah Air Doc: Antara
Ket. Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana (tengah) melambaikan tangan saat membuka Jakarta Fashion Week (JFW) 2026 di Pondok Indah Mall 3, Jakarta, Senin (27/10).

Jakarta - Menteri Pariwisata (Menpar) Widiyanti Putri Wardhana mengatakan terdapat tanggung jawab besar yang tidak boleh dilupakan bahwa keberlanjutan adalah kunci masa depan fesyen di Indonesia.

Widiyanti dalam sambutannya di acara pembukaan kegiatan pekan mode di Jakarta pada Senin (27/10), menyebutkan bahwa dari perajin wastra di daerah hingga perancang busana di panggung dunia, merupakan seluruh mata rantai ekosistem mode Indonesia yang perlu terus dirawat.

“Dengan mengedepankan praktek ramah lingkungan dan menghargai perajin lokal, kita bukan hanya menghasilkan busana, tetapi juga membangun peradaban yang berkelas,” kata Menpar Widiyanti.

Hal tersebut, lanjut Menpar, sebagai semangat yang sejalan dengan program unggulan dari Kementerian Pariwisata yaitu "Pariwisata Naik Kelas" dan "Event by Indonesia", program tersebut sebagai upaya memperkuat posisi Indonesia sebagai destinasi pariwisata berkualitas tinggi dan menghadirkan aneka kegiatan nasional dengan daya tarik global.

Menpar Widiyanti mengatakan acara pekan mode di Indonesia merupakan tonggak penting dalam mengukuhkan posisi Indonesia dalam industri fesyen dunia.

Menurut Widiyanti, pekan mode menandai perayaan besar kreativitas dan budaya bangsa. 

“Di panggung inilah lahir kolaborasi antara tradisi dan inovasi, antara kekayaan warisan wastra dan gaya hidup modern. Kita menyaksikan perubahan besar, seperti generasi muda kini semakin mencintai produk lokal karena mereka mencari authenticity, value, and sustainability. Semangat inilah yang membuat industri mode kita semakin berdaya dan nampang di kancah internasional,” ujar Widiyanti.

Menpar Widiyanti menyampaikan bahwa kegiatan pekan mode yang digelar pihak swasta ini mampu menciptakan efek berkelanjutan seperti; menggerakkan UMKM, memperluas peluang kerja kreatif sekaligus menumbuhkan rasa bangga terhadap produk lokal dan budaya bangsa.

Dalam hal ini, Menpar menilai bahwa Kota Jakarta sebagai ibu kota ASEAN, tempat di mana diselenggarakannya pekan mode yang bergengsi ini secara konsisten sangatlah besar potensinya dijadikan sebagai Fashion Capital of ASEAN.

“Fesyen merupakan bahasa universal yang berupa dialog lintas bangsa sebagai medium cultural diplomacy dan strategi promosi pariwisata berbasis budaya. Mari kita bawa semangat mode Indonesia untuk menerangi dunia dengan kekayaan budaya dan kreativitas,” tutur Widiyanti.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.