Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Gubernur: Pemprov DKI Gratiskan Sewa Kios di Sentra Fauna Lenteng Agung

3 Senin, 27 Okt 2025, 13:58 WIB | Oleh:
Gubernur: Pemprov DKI Gratiskan Sewa Kios di Sentra Fauna Lenteng Agung Gubernur: Pemprov DKI Gratiskan Sewa Kios di Sentra Fauna Lenteng Agung Doc: Istimewa

JAKARTA - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menggratiskan biaya sewa kios dan air selama enam bulan kepada pedagang eks Pasar Barito yang direlokasi ke Sentra Fauna dan Kuliner Lenteng Agung.

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menjelaskan insentif ini diberikan untuk meringankan beban adaptasi pedagang di lokasi yang baru.

"Dari 125 kios, saya sudah memutuskan untuk memberikan gratis selama enam bulan, baik itu kios maupun airnya," ujar Gubernur Pramono di Grogol Petamburan, Jakarta Barat, Senin (27/10).

Dikatakan Gubernur Pramono, masa-masa awal relokasi pedagang akan terasa berat, sehingga pedagang membutuhkan waktu untuk menyesuaikan diri dengan pola konsumen baru.

Gubernur Pramono mengatakan, relokasi para pedagang telah dilakukan secara humanis setelah dikeluarkannya Surat Peringatan (SP) 1, 2, dan 3. Langkah ini merupakan bagian dari penataan kawasan Barito untuk menambah ruang terbuka hijau (RTH) yang lebih luas bagi masyarakat. Yakni dengan mengintegrasikan Taman Ayodya, Langsat, dan Leuser menjadi Taman Bendera Pusaka yang dilengkapi fasilitas publik seperti jogging track.

"Pada hari ini setelah memberikan SP 1, SP 2, SP 3, surat peringatan 1, 2, 3 dan kami sangat humanis, manusiawi sekali," kata dia.

Lebih lanjut, Gubernur Pramono menyampaikan, 125 kios yang dibangun di Sentra Fauna dan Kuliner Lenteng Agung sudah rampung dan dilengkapi dengan fasilitas air. Lokasi ini dinilai strategis karena berdekatan dengan stasiun commuter line Lenteng Agung.

Selain itu, Pemprov DKI juga berencana membangun klinik satwa di lokasi baru tersebut, mengingat mayoritas pedagang adalah penjual satwa. Gubernur Pramono juga menyebut, banyak pedagang selain eks Pasar Barito yang meminta untuk bisa menempati kios di Sentra Fauna Lenteng Agung.

Selain kebijakan gratis enam bulan, Pramono juga menekankan pentingnya pemerataan kepemilikan kios. Karena itu, ia menginstruksikan Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah agar tidak ada satu pun pemilik yang memiliki lebih dari satu kios. Kepemilikan lebih dari satu kios oleh satu orang ini sebelumnya terjadi di Pasar Barito.

“Saya sudah berpesan kepada Kepala Dinas PPKUKM, enggak boleh ada yang mempunyai lebih dari satu kios. Jadi maksimum satu kios adalah satu orang," kata dia.

Sekadar diketahui, penataan kawasan Barito diawali dengan pindahnya para pedagang ke Sentra Fauna dan Kuliner Lenteng Agung mulai hari ini, Senin (27/10). Wali Kota Jakarta Selatan, M Anwar menjelaskan bahwa Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Selatan siap membantu para pedagang untuk memindahkan barang-barangnya ke Sentra Fauna dan Kuliner Lenteng Agung.

Pemprov DKI Jakarta terus mendampingi para pedagang dengan pendekatan humanis dan berlangsung kondusif serta memastikan semua fasilitas yang dibutuhkan pedagang terpenuhi.

"Kami terus mendampingi proses perpindahan pedagang dengan pendekatan yang humanis dan transparan. Sesuai arahan Pak Gubernur, kami pastikan seluruh pedagang terfasilitasi dengan baik hingga lokasi kios yang baru rampung," tutur Anwar.

Anwar menambahkan, proses penataan dilakukan dalam beberapa tahap sesuai ketentuan. Sosialisasi juga telah dilakukan kepada para pedagang agar mendaftarkan diri di lokasi baru. Hingga kini, tercatat sebanyak 25 pedagang telah terdaftar di Sentra Fauna dan Kuliner Lenteng Agung.

Para pedagang juga berkesempatan mendapatkan lokasi premium jika bersedia pindah lebih awal.

"Biaya retribusi pedagang di lokasi tersebut berkisar antara Rp150.000 hingga Rp200.000 per bulan. Namun, selama masa adaptasi, pedagang tidak akan dikenakan biaya untuk menyesuaikan dengan pola konsumen yang mereka harapkan," ungkap Anwar. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
Advertisement
Polemik Kadar Emas, Konsumen Soroti Perbedaan Hasil Pengujian

Polemik Kadar Emas, Konsumen Soroti Perbedaan Hasil Pengujian

02 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.