- Home
-
- Luar Negeri
-
- Di KTT ASEAN, Trump Berjan...
Di KTT ASEAN, Trump Berjanji AS akan Jadi 'Mitra Kuat' Bagi Asia Tenggara
Senin, 27 Okt 2025, 10:10 WIBTOKYO - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menegaskan komitmennya untuk meningkatkan kerja sama dengan negara-negara Asia Tenggara dan menyatakan bahwa Washington ingin menjadi "mitra kuat" bagi mereka.
Dalam pernyataan pembukanya pada KTT ASEAN-AS di Kuala Lumpur, Malaysia, Minggu (26/10), Trump menuturkan bahwa AS berkomitmen memastikan kawasan Indo-Pasifik yang bebas, terbuka, dan berkembang di tengah pengaruh Tiongkok semakin meluas di kawasan.
"Amerika Serikat 100 persen bersama Anda sekalian dan kami berniat menjadi mitra dan teman yang kuat hingga generasi selanjutnya," kata Presiden AS.
Kehadiran Trump di Kuala Lumpur untuk menghadiri pertemuan dengan para pemimpin ASEAN menjadi yang pertama kalinya sejak 2017.
Sembari menyebut bahwa AS saat ini telah memasuki "era keemasan", Trump mengatakan bahwa melalui kerja sama dengan ASEAN, ia ingin menciptakan "kemakmuran yang hebat bagi bangsa-bangsa di kedua sisi Samudera Pasifik".
Meski begitu, negara-negara di Asia Tenggara, seperti Indonesia, Thailand, dan Vietnam, masih terdampak tarif impor yang luas dan pendekatan diplomasi yang tak dapat diprediksi dari AS.
ASEAN, yang dikenal atas kebijakan netralitasnya, berupaya untuk tidak terseret rivalitas antara Washington dan Beijing yang semakin meruncing.
Walau demikian, ASEAN tetap mengukur sedalam apa minat AS berperan di Asia Tenggara dengan melihat kehadiran presiden AS untuk menghadiri pertemuan tahunan ASEAN dengan mitra wicaranya.
Sementara itu, Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim menyambut kehadiran Trump. Ia menuturkan nilai perdagangan antara Asia Tenggara dan AS mencapai 453 miliar dolar AS (Rp7,5 kuadriliun) pada 2025.
"Hari ini, kita berjanji bahwa hubungan kita akan semakin hebat," ujar Anwar.
Lebih lanjut, Pemerintah AS mengumumkan telah menyepakati perjanjian mineral untuk meningkatkan diversifikasi rantai pasok mineral kritis masing-masing dengan Malaysia dan Thailand.
Malaysia menjadi tujuan pertama dari tur Asia pertama Trump sejak menjabat kembali sebagai Presiden AS, Januari lalu. Usai mengakhiri agenda di Kuala Lumpur, Trump akan melanjutkan perjalanan ke Jepang pada Senin dan Korea Selatan pada Rabu (29/10).
Redaktur: Lili Lestari
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Komnas Perempuan Minta Pemerintah Libatkan Perempuan dalam Penanganan Karhutla
-
Trump Umumkan Kesepakatan dengan Greenland, AS Dapat Hak Permanen Atas Keamanan Pulau
-
Marshall Emberton III Hadir dalam Warna Vivid Brown, Bawa Suara 360° dan Baterai hingga 32 Jam
-
Evakuasi Mencekam 69 Korban KM Virgo Transport 8, Pelindo Trisakti Disiagakan Tanggap Darurat
-
DPR AS Tolak Resolusi Pemakzulan Terhadap Presiden Trump
-
Luar Biasa, Tundukkan Pegula, Sabalenka 4 Kali Berturut-turut Capai Final US Open
-
Trump Minta Eropa Lepaskan Cadangan Solar untuk Atasi Kelangkaan
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.