Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Polisi Prancis Turun Tangan Usai Pencurian Berani di Louvre

📅 Minggu, 26 Okt 2025, 21:09 WIB | Oleh:
Polisi Prancis Turun Tangan Usai Pencurian Berani di Louvre Doc: AFP/BSS

MOSKOW - Lebih dari 100 penyidik diturunkan untuk mengungkap kasus pencurian di Museum Louvre, dan bermacam data dianalisa untuk mengetahui lokasi pelaku, demikian lapor jaksa Paris Laure Beccuau.

Sebelumnya, tim penyidik hanya berjumlah 60 orang, namun angka tersebut bertambah menjadi 100, kata Beccuau dalam wawancara dengan harian Prancis Journal du Dimanche, seraya menambahkan bahwa para penyidik akan bekerja selama dibutuhkan.

Jaksa Paris itu menambahkan bahwa pihak forensik telah mengumpulkan lebih dari 150 DNA, sidik jari, dan sampel bukti jejak lainnya, yang saat ini sedang dianalisis. Selain itu, penyidik terus meninjau rekaman pengawasan untuk menentukan lokasi para perampok.

Museum Louvre mulai dibuka kembali untuk pengunjung pada Rabu (22/10), dua hari setelah pencurian perhiasan berharga.

Pada 19 Oktober, pencuri membobol Museum Louvre dan mencuri sembilan perhiasan dari 23 koleksi Napoleon dan Permaisuri. Barang-barang yang dicuri antara lain tiara, anting-anting, kalung, dan bros yang dulunya milik ratu dan permaisuri Prancis.

Menteri Dalam Negeri Prancis Laurent Nunez mengatakan bahwa para pencuri membobol Museum Louvre melalui jendela menggunakan tangga yang terpasang pada alat pemetik ceri, memotong kaca jendela dengan gerinda sudut, dan kemudian melarikan diri dengan skuter.

Nunez tidak menutup kemungkinan bahwa para pelaku adalah warga negara asing. Le Parisien melaporkan bahwa pencurian tersebut dilakukan oleh kelompok empat orang, dua di antaranya membobol museum.

Jaksa Paris Laure Beccuau mengatakan kepada Journal du Dimanche bahwa alat pemetik ceri tersebut dicuri pada 10 Oktober di komune Louvre di departemen Val-d'Oise di Prancis utara. Penyidik sedang berusaha menentukan keberadaan kendaraan tersebut antara hari pencurian dan hari perampokan Museum Louvre. Ant/Sputnik

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Luar Negeri
Toko-toko di Bordeaux bersi...
Luar Negeri
Kenaikan Harga BBM Picu Aks...
Megapolitan
Pasar pangan murah menjangk...

Trisakti Bantu Warga Duri Kosambi Olah Sampah

1.5 jam yang lalu | Deri Henriawan

Megapolitan
Trisakti Bantu Warga Duri K...

Hari Santri Nasional

1.5 jam yang lalu | Ones

Nasional
Hari Santri Nasional

Akses permodalan UMKM melalui KUR

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Akses permodalan UMKM melal...
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.