Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Dorong Ekonomi Daerah, Papua Selatan Salurkan KUR dan Kredit Rumah untuk 800 Ribu Warga

📅 Minggu, 26 Okt 2025, 03:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Dorong Ekonomi Daerah, Papua Selatan Salurkan KUR dan Kredit Rumah untuk 800 Ribu Warga Doc: Antara
Ket. Wakil Gubernur Papua Selatan Paskalis Imadawa saat menyampaikan sambutan dalam kegiatan peluncuran Kredit Program Perumahan yang dirangkaikan dengan akad massal Kredit Usaha Rakyat 800 ribu debitur.

Jayapura - Pemerintah Provinsi Papua Selatan meluncurkan Kredit Program Perumahan (KPP) yang dirangkaikan dengan akad massal Kredit Usaha Rakyat (KUR) 800 ribu debitur.

"Ini adalah langkah nyata dan masif dalam mendukung pertumbuhan ekonomi kerakyatan yang inklusif dan berkelanjutan," kata Wakil Gubernur Papua Selatan Paskalis Imadawa dalam siaran perscdi Jayapura, Sabtu (25/10).

Menurut Paskalis, Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) merupakan tulang punggung perekonomian nasional dan berdasarkan data Kementerian Koperasi dan UKM jumlahnya hingga kini mencapai 64 juta.

"Dan untuk wilayah Papua Selatan UMKM Orang Asli Papua (OAP) sebanyak 3.303 dan non-OAP berjumlah 1.569 orang," ujarnya.

Dia menjelaskan global UMKM juga memainkan peran yang sangat vital, sebab berdasarkan data World Bank dan Organisasi Kerja Sama dan Pembangunan Ekonomi (OECD) lebih dari 90 persen bisnis dunia adalah UMKM.

"UMKM menyumbang hingga 70 persen lapangan pekerjaan global dan berkontribusi sekitar 50 persen terhadap Produk Domestik Global (PDB)," katanya lagi.

Dengan demikian program KUR ini bukan hanya penting untuk pemulihan dan penguatan ekonomi nasional tetapi juga merupakan bagian dari gerakan global untuk memberdayakan ekonomi rakyat.

"Kami berharap para UMKM yang menerima manfaat hari ini dapat menggunakan kepercayaan ini dengan sebaik-baiknya," ujarnya.

Dia mengatakan dengan memberikan kemudahan dan cepat dapat mendorong para pelaku UMKM di Papua Selatan naik kelas.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...

KPK Berharap Nusron Wahid Kooperatif

36 menit yang lalu | Ones

Nasional
KPK Berharap Nusron Wahid K...

Capaian realisasi investasi nasional

44 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Capaian realisasi investasi...

Dua tahun pemerintahan Prabowo

44 menit yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Dua tahun pemerintahan Prabowo
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.