Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Halmahera Barat Memasang Batu Pemecah Ombak untuk Selamatkan Warga Pesisir

📅 Jumat, 24 Okt 2025, 03:13 WIB | Oleh:
Halmahera Barat Memasang Batu Pemecah Ombak untuk Selamatkan Warga Pesisir Doc: ist
Ket. abrasi

HALMAHERA BARAT – Ombak memang harus dipecahkan agar tidak menghancurkan pesisir. Untuk itu, perlu dipasang pemecah ombak. Itulah yang dilakukan Balai Wilayah Sungai (BWS) Provinsi Maluku Utara. Mereka membangun pemecah ombak (breakwater) di Desa Toniku, Kabupaten Halmahera Barat untuk melindungi warga yang tinggal di kawasan pesisir pantai.

"Tujuan dari infrastruktur ini guna melindungi kawasan pemukiman, kawasan pesisir, aktivitas nelayan serta fasilitas umum lainnya dari ancaman gelombang pasang serta abrasi pantai," kata Kepala Satuan Kerja (Satker) Pelaksanaan Jaringan Sumber Air (PJSA) Provinsi Maluku Utara Muhammad Yunus dihubungi di Ternate, Kamis.

Dia mengatakan desa Toniku menjadi salah satu lokasi prioritas pembangunan, karena tingkat kerentanan pantai yang cukup tinggi terhadap gelombang laut. Untuk itu, pekerjaan ini dilaksanakan oleh Satuan Kerja PJSA) Provinsi Malut dan mencakup breakwater dengan total panjang sekitar 300 meter yang ditargetkan rampung pada akhir tahun 2025.

Dia menjelaskan bahwa pembangunan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah memperkuat ketahanan wilayah pesisir. "Breakwater desa Toniku diharapkan mampu menahan energi gelombang besar, mengurangi abrasi dan memberikan perlindungan bagi pemukiman, fasilitas umum serta perahu nelayan," ujarnya.

Inisiatif pembangunan ini berawal dari usulan Pemerintah Desa Toniku yang diajukan ke Kementerian Sekretariat Negara RI pada tahun 2023, melalui Kepala Desa M. Asgar Hi. Muin. "Usulan tersebut kemudian ditindaklanjuti oleh Kementerian PU melalui BWS Maluku Utara. Setelah melalui serangkaian proses mulai dari survei hingga pekerjaan konstruksi, pada September 2025 mulai dilakukan pembangunannya," ucapnya.

Sementara itu, Kepala Desa Toniku M. Asgar Hi. Muin menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Pusat dan seluruh pihak yang mendukung terwujudnya pembangunan ini. "Alhamdulillah, berkat usaha dan doa masyarakat, pembangunan pemecah ombak ini akhirnya terlaksana. Kami berharap infrastruktur ini benar-benar menjadi pelindung bagi desa kami maupun perahu masyarakat yang berprofesi sebagai nelayan. Semoga dengan adanya pemecah gelombang ini dapat menjadi simbol kemajuan Desa Toniku," ujarnya.

Selain memberikan perlindungan fisik, pembangunan breakwater juga berdampak pada sosial ekonomi, dengan melibatkan tenaga kerja lokal dan membuka lapangan kerja baru, Dengan dukungan seluruh masyarakat, breakwater Toniku diharapkan menjadi benteng baru pesisir Halmahera Barat, sekaligus bukti nyata kehadiran pemerintah dalam melindungi kehidupan dan penghidupan masyarakat pesisir Malut

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Sangat Memprihatinkan Rumah Dinas TNI untuk Judol, Pelaku Kini Ditahan
    oknum2 begini ini yg bikin citra loreng jadi ...
  • Bahlil Pasang Rem Industri Nikel, Smelter Setengah Jadi Bisa Dimoratorium
    Langkah moratorium smelter setengah jadi ini memang sudah ...
  • Profil Empat Nama Pemain Tambahan Timnas yang Akan Direkrut untuk Piala Asia 2027
    Timnas bakal lebih tajam dengan tambahan pemain ini ...
  • Industri Tekstil RI Kalah Canggih dari China, Menperin Sarmuji Bongkar Biang Keroknya
    Langkah Kemenperin memprioritaskan restrukturisasi mesin yang telah berusia ...
  • Pasar Makin Prospektif, Kemenperin Pacu Industri Mainan Tembus Pasar Global
    Pencapaian ekspor mainan yang menembus USD 351,8 juta ...
Luar Negeri
WMO: El Nino Berpotensi Cap...

KLH Siap Pastikan SPPG Ramah Lingkungan

2 jam lalu | Ilham Sudrajat

Nasional
KLH Siap Pastikan SPPG Rama...
Nasional
Menkeu Minta Restitusi Paja...

Banjir di Tailan Meluas

2 jam lalu | Ilham Sudrajat

Luar Negeri
Banjir di Tailan Meluas
Luar Negeri
Trump Umumkan Kesepakatan I...
Advertisement
WMO: El Nino Berpotensi Capai Rekor Terkuat Sejak 1950

WMO: El Nino Berpotensi Capai Rekor Terkuat Sejak 1950

10 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.