Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Disbudpar Jayapura: Budaya Papua Bernilai Ekonomis

📅 Jumat, 24 Okt 2025, 07:16 WIB | Oleh: Tim Penulis
Disbudpar Jayapura: Budaya Papua Bernilai Ekonomis Doc: ANTARA
Ket. Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Jayapura Elisa Yarusabra.

SENTANI – Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Jayapura, Provinsi Papua, menyebutkan kekayaan budaya Papua memiliki nilai ekonomis tinggi jika dikelola secara profesional dan berkelanjutan.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Jayapura, Elisa Yarusabra, di Sentani, Kamis (24/10), mengatakan penguatan sektor tersebut kini menjadi bagian terpenting dari strategi pembangunan daerah berbasis kearifan lokal.

"Kabupaten Jayapura memiliki kekayaan budaya yang tidak ternilai, mulai dari seni ukir, lukisan kulit kayu, tarian, musik tradisional, hingga tradisi upacara adat," katanya.

Menurut Elisa, semua unsur itu bukan hanya warisan leluhur, tetapi juga memiliki potensi ekonomi yang dapat mendukung kesejahteraan masyarakat.

"Budaya Papua terkhusus kami di Kabupaten Jayapura tidak hanya identitas, tetapi juga bisa menjadi sumber pendapatan bagi masyarakat lokal," ujarnya.

Dia menjelaskan pihaknya tengah mendorong transformasi budaya menjadi sektor produktif dengan melibatkan pelaku seni, komunitas budaya, dan masyarakat adat dalam pengembangan produk kreatif.

"Selama ini banyak karya budaya masyarakat hanya berhenti di tingkat lokal, kami ingin membantu agar mereka bisa naik kelas, salah satunya lewat festival, pameran dan kerja sama promosi dengan pelaku usaha," katanya lagi.

Dia menambahkan, pihaknya juga berencana memperkuat kemitraan dengan sekolah dan lembaga pendidikan untuk menanamkan nilai-nilai budaya sejak dini.

"Upaya ini penting, untuk menjaga kesinambungan pewarisan budaya sekaligus menyiapkan generasi muda agar memiliki kreatifitas tinggi dan rasa bangga terhadap identitas yang dimiliki," ujarnya lagi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Daerah
Jarak Pandang Terbatas, Ban...
Ekonomi
Tekan Kenaikan Harga, Pemka...
Daerah
Pemkab Pasaman Barat Minta ...
Megapolitan
Tangerang Bergetar Dengar K...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.