Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Wisata Makin Romantis, Bantul Gelar ‘Lanterne Festival de Paris’ di Tepi Pantai

📅 Kamis, 23 Okt 2025, 21:20 WIB | Oleh: Tim Penulis
Wisata Makin Romantis, Bantul Gelar ‘Lanterne Festival de Paris’ di Tepi Pantai Doc: ANTARA/ Hery Sidik
Ket. Kantor Dinas Pariwisata Kabupaten Bantul Daerah Istimewa Yogyakarta.

BANTUL – Penyelenggaraan berbagai event menjadi strategi efektif untuk mendongkrak kunjungan wisata karena mampu menciptakan daya tarik tambahan di luar keindahan alam atau destinasi utama.

Event berskala lokal maupun internasional dapat meningkatkan eksposur media, menggerakkan ekonomi kreatif, serta memperpanjang lama tinggal wisatawan.

Selain itu, kegiatan semacam ini berperan dalam memperkuat citra daerah sebagai destinasi yang hidup dan berbudaya.

Dengan perencanaan yang matang dan promosi terpadu, event dapat menjadi katalis peningkatan kunjungan sekaligus penggerak ekonomi daerah secara berkelanjutan.

Dinas Pariwisata Kabupaten Bantul Daerah Istimewa Yogyakarta akan menggelar Festival Lampion Terbang Jogja "Lanterne Festival de Paris" di Pantai Goa Cemara pada 25 Oktober 2025 sebagai upaya mendongkrak kunjungan wisata ke kawasan pantai tersebut.

"Festival lampion di Pantai Goa Cemara tahun 2025 merupakan edisi ke-8, penyelenggaraan festival diharapkan mendongkrak kunjungan wisata, karena selalu dinanti wisatawan dari berbagai daerah," kata Kepala Dinas Pariwisata Bantul Saryadi di Bantul, Kamis (23/10).

Festival Lampion dengan tema keindahan cahaya dan harapan yang dimulai sejak sore menghadirkan berbagai pertunjukan musik dan hiburan menarik yang siap memanjakan pengunjung.

"Kemudian pada puncak acara dilakukan penerbangan ribuan lampion yang dijadwalkan pada pukul 22.30 WIB," katanya.

Pihaknya berharap, hiburan dihadirkan untuk membawa suasana romantis dan penuh energi di tepi pantai selatan Yogyakarta, berpadu dengan nuansa lampion yang menjadi simbol doa, harapan, dan kebersamaan.

Selama Festival Lampion juga diadakan "Sayembara Sampah Lampion", sebagai kampanye budaya bersih lingkungan, dan komitmen bersama ramah lingkungan serta bentuk tanggung jawab terhadap alam.

"Sayembara Sampah Lampion menjadi sebuah inisiatif unik untuk mengajak masyarakat turut menjaga kebersihan pantai setelah penerbangan lampionnya," katanya.

Selain itu, kata dia, tim kebersihan dari masyarakat sekitar dan petugas kebersihan pemerintah telah disiagakan untuk melakukan pembersihan sampah setelah acara berlangsung.

Dengan upaya tersebut, kata dia, diharapkan pada Minggu (26/10) pagi, kawasan pantai sudah kembali bersih dan siap menyambut wisatawan seperti biasa.

Terkait pengamanan dan medis siaga, Saryadi mengatakan, demi menjamin kenyamanan dan keselamatan peserta, sistem keamanan melibatkan berbagai unsur dari Polri, TNI, Tim SAR, Polairud, linmas dan pemadam kebakaran BPBD Bantul.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...

KPK Berharap Nusron Wahid Kooperatif

34 menit yang lalu | Ones

Nasional
KPK Berharap Nusron Wahid K...

Capaian realisasi investasi nasional

42 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Capaian realisasi investasi...

Dua tahun pemerintahan Prabowo

42 menit yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Dua tahun pemerintahan Prabowo
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.