Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Wagub Gorontalo Imbau Debitur KUR Kelola Dana dengan Bijak

3 Rabu, 22 Okt 2025, 11:27 WIB | Oleh: Tim Penulis
Wagub Gorontalo Imbau Debitur KUR Kelola Dana dengan Bijak Wagub Gorontalo Imbau Debitur KUR Kelola Dana dengan Bijak Doc: Antara Foto
Ket. Wakil Gubernur Gorontalo Idah Syahidah Rusli Habibie bersama pihak perbankan dan para debitur penerima KUR di Provinsi Gorontalo yang dilaksanakan secara nasional

 Wakil Gubernur Gorontalo Idah Syahidah Rusli Habibie mengimbau agar debitur Kredit Usaha Rakyat (KUR) di daerah itu, dapat memanfaatkan program yang diterima dengan tepat kelola.

Sebanyak 800.000 debitur KUR di seluruh Indonesia, termasuk yang ada di Gorontalo, resmi diakad secara massal.

Wagub Idah turut mengikuti acara yang digelar serentak seluruh Indonesia itu, dari halaman Rumah Jabatan Gubernur, Selasa.

Idah menilai pencairan pinjaman KUR penting sebagai instrumen memperkuat sektor usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di daerah.

Melalui KUR, para pelaku usaha kecil memiliki kesempatan untuk memperluas usahanya dengan bunga yang ringan dan persyaratan yang mudah.

“Program ini menjadi bentuk nyata kehadiran pemerintah dalam mendorong ekonomi rakyat. Kami berharap akan lahir semakin banyak wirausaha baru, semakin banyak lapangan kerja tercipta dan ekonomi Gorontalo semakin kuat," kata Idah.

Ia menjelaskan pemerintah memberikan bunga hanya enam persen per tahun dan tanpa agunan untuk pinjaman di bawah Rp100 juta.

Skema ini diharapkan dapat menjadi solusi bagi pelaku usaha yang selama ini kesulitan memperoleh modal.

Oleh karena itu, pengelolaan yang tepat diharapkan dilakukan oleh para debitur.

Mengingat KUR kata Idah, bukan sekadar bantuan keuangan namun menjadi modal kepercayaan yang harus dijaga dengan tanggung jawab dan komitmen tinggi.

"Gunakanlah dana ini secara bijak dan produktif. Jadikan sebagai modal untuk berkembang, bukan sekadar tambahan pinjaman. Dengan pengelolaan yang baik, para pelaku UMKM dapat membuktikan bahwa mereka mampu tumbuh dan mandiri," pesan Idah.

Lebih lanjut, ia berharap momentum akad massal ini dapat mendorong lahirnya wirausaha baru di Gorontalo serta memperluas lapangan kerja bagi masyarakat.

Ia juga mengajak seluruh pihak untuk memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, perbankan dan pelaku usaha agar pertumbuhan ekonomi daerah semakin inklusif.

Dalam kesempatan tersebut, turut hadir 250 debitur penerima KUR periode Juli hingga Oktober 2025 dari berbagai kabupaten dan kota di Gorontalo.

Dari total 118.000 pelaku UMKM di daerah ini, baru sekitar delapan persen yang berhasil mengakses fasilitas KUR.

Kepala Dinas Koperasi, UMKM, Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Gorontalo Risjon Sunge mengatakan hingga saat ini jumlah debitur KUR di Gorontalo tercatat sebanyak 9.158 orang dengan total nilai kredit Rp454 miliar.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Nasional
Polri Mutasi 264 Perwira Ti...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Mabes Polri Belum Beri Penjelasan Isu Penangkapan Jenderal dan Petinggi Polri lainnya   

Mabes Polri Belum Beri Penjelasan Isu Penangkapan Jenderal dan Petinggi Polri lainnya  

03 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.