Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Madrid Siap Lanjutkan Awal Sempurna

📅 Rabu, 22 Okt 2025, 07:22 WIB | Oleh:
Madrid Siap Lanjutkan Awal Sempurna Doc: Thomas COEX/CARLO HERMANN/AFP
Ket. Pemain Real Madrid Kylian Mbappe dan Bek Juventus Andrea Cambiaso

MADRID - Dua kekuatan besar sepak bola Eropa kembali berhadapan di Estadio Santiago Bernabeu, Kamis  (23/10) dini hari WIB, ketika Real Madrid menjamu Juventus dalam lanjutan Liga Champions. Pertemuan ini menjadi laga ke-22 kedua klub di ajang elite Eropa. Dua di antaranya berlangsung di final:1998 dan 2017. Semua dimenangi Los Blancos.

Kini, di bawah asuhan Xabi Alonso, Real Madrid kembali memburu supremasi Eropa. Setelah membawa Bayer Leverkusen menjadi finalis Liga Eropa 2024, Alonso bertekad mempersembahkan gelar Liga Champions pertamanya sebagai pelatih. Dua kemenangan awal di fase liga menjadi awal sempurna bagi pelatih muda asal Spanyol itu.

Usai menang 2-1  dalam laga menegangkan atas Marseille, Madrid mengalahkan Kairat Almaty 5-0 di Kazakhstan. Kylian Mbappe menjadi bintang dengan mencetak hat-trick. Ini menegaskan statusnya sebagai top skor sementara dengan lima gol. Hasil itu menempatkan Madrid di jalur tepat menuju delapan besar fase liga.

Kembali bermain di Bernabeu, Madrid menatap laga dengan catatan mengesankan. Dia menang 12 dari 13 laga kandang terakhir di fase grup atau liga. Dia hanya kalah dari AC Milan dua tahun lalu. Akhir pekan lalu, Madrid memetik kemenangan 1-0 atas Getafe lewat gol tunggal Mbappe yang memastikan posisi puncak klasemen La Liga. Madrid unggul dua poin dari Barcelona menjelang El Clasico akhir pekan.

Namun, sebelum menghadapi rival abadi, Alonso dan anak asuhnya mesti lebih dulu menaklukkan Juventus,   lawan yang terakhir dihadapi  di perempat final 2018. Saat itu, Madrid menang 3-0 di Turin lewat dua gol Cristiano Ronaldo. Madrid lolos  dengan agregat 4-3 setelah penalti Ronaldo di leg kedua. Ironisnya,  pemain bintang itu  kemudian justru pindah ke Juventus, meninggalkan warisan yang kini tampak memudar.

Sejak kepergian Ronaldo, Juventus terus berjuang menemukan kembali kejayaan di Eropa. Musim lalu, Bianconeri terpuruk di peringkat ke-20 fase liga dan tersingkir di babak playoff melawan PSV Eindhoven. Kini, di bawah asuhan pelatih Igor Tudor, mereka berusaha bangkit dengan target realistis: menembus delapan besar untuk langsung ke babak 16 besar.

Namun, start mereka belum meyakinkan. Setelah nyaris kalah dari Borussia Dortmund di laga perdana, Juve menyelamatkan hasil imbang 4-4 lewat dua gol di masa injury time. Tapi pada laga kedua, mereka justru kebobolan di menit akhir dan ditahan Villarreal 2-2. Hasil itu memperpanjang rekor lima kali imbang beruntun. Ini terpanjang dalam hampir dua dekade,  termasuk lima hasil seri dalam tujuh laga terakhir Liga Champions.

Performa tandang Juventus juga mengkhawatirkan: hanya satu kemenangan dalam 11 laga terakhir di ajang elite Eropa. Mereka kini datang ke Madrid setelah kalah 0-2 dari Como di Serie A, membuat posisi mereka turun ke peringkat lima.

Kondisi Tim

Dari sisi komposisi, Madrid akan tampil pincang di lini belakang. Antonio Rudiger, Dani Carvajal, dan eks pemain Juve Dean Huijsen absen. Trent Alexander-Arnold dan Ferland Mendy sudah kembali berlatih, namun kemungkinan disimpan untuk El Clasico. David Alaba masih diragukan usai cedera betis di laga melawan Getafe. Dani Ceballos berpeluang masuk skuad lagi.

Di kubu tamu, Tudor tak bisa menurunkan Bremer dan Juan Cabal, tapi Fabio Miretti dan Edon Zhegrova siap kembali. Pelatih asal Kroasia itu kemungkinan mempertahankan formasi empat bek yang digunakan saat kalah dari Como. Dusan Vlahovic atau Jonathan David menjadi ujung tombak, didukung Francisco Conceição dan Kenan Yildiz.

Xabi Alonso menegaskan bahwa laga melawan Juventus akan menjadi ujian mental bagi tim asuhannya. “Kami menghormati Juventus. Mereka selalu punya karakter juang tinggi. Tapi kami bermain di Bernabeu. Di sini, kami selalu ingin mendominasi serta memaksakan gaya sendiri,” ujar Alonso.

Sementara itu, Igor Tudor menilai timnya harus bermain berani. “Real Madrid punya kualitas luar biasa, terutama dengan Mbappe di lini depan. Tapi kami datang ke sini bukan untuk bertahan selama 90 menit. Juventus harus punya keberanian untuk menyerang dan mengontrol tempo,” ucap Tudor. ben/AFP/G-1

Perkiraan Formasi

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Memahami Kaum Furry, Orang-orang yang Mengidentifikasi Dirinya sebagai Binatang
    Nah that's right thank you ~
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
Luar Negeri
Ethiopia Memanas Lagi, Bant...
Luar Negeri
Russia Tidak Tinggal Jika N...
Advertisement
Makin Tertekan, INACA Desak Pajak Sparepart Pesawat Juga Bisa Ditekan jadi 0%

Makin Tertekan, INACA Desak Pajak Sparepart Pesawat Juga Bisa Ditekan jadi 0%

04 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.