Kapolda Metro Jaya Tegas: Polisi Harus Ubah Mindset, dari Pengamanan Jadi Pelayanan!

Rabu, 22 Okt 2025, 18:36 WIB

JAKARTA - Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Asep Edi Suheri meminta seluruh jajarannya mengubah pola pikir dari sekadar pengamanan menjadi pelayanan kepada masyarakat. Ia menegaskan, polisi harus hadir dengan sikap humanis dan cepat tanggap, bukan justru menimbulkan ketakutan atau menyakiti hati rakyat.

"Sesuai arahan Kapolri, Wakapolri dan juga arahan dari para Pejabat Utama Mabes Polri, mulai sekarang kita mengubah mindset, mindset yang namanya pengamanan kita ubah jadi pelayanan," kata Asep saat penyerahan kendaraan Pamapta ke Polres jajaran di Polda Metro Jaya, Rabu.

Ket. Foto: Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Asep Edi Suheri saat memberikan amanat dalam penyerahan secara simbolis kendaraan operasional mobil Pamapta kepada jajaran Polres dan Polsek di bawah Polda Metro Jaya, Rabu (22/10). — Sumber: ANTARA/HO-Humas Polda Metro Jaya

Asep menjelaskan anggota kepolisian harus menganggap masyarakat itu bukan musuh, namun menjadikan masyarakat itu sebagai keluarga dan saudara.

Ia juga mengaku sedih dan kecewa saat mengetahui banyak anggota kepolisian yang dilakukan Sidang Komisi Kode Etik Profesi Polri (KKEP) ataupun Surat Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH).

"Sedih saya lihatnya, tolong ingatkan anggotanya semua, sudah cukup. Tidak usah terjadi lagi hal-hal yang menyimpang, sudah cukup. Jangan lagi ada anggota yang berbuat negatif, yang menyakiti hati masyarakat," kata Asep.

Dia juga meminta anggota Pamapta untuk merespon lebih cepat kebutuhan masyarakat yang membutuhkan bantuan dari anggota Polri.

"Berikan pelayanan yang maksimal berikan pelayanan yang prima dan berikan pelayanan cepat kepada masyarakat yang membutuhkan. Ingat, masyarakat yang menghubungi kita adalah masyarakat yang sedang kesulitan," katanya.

Kapolda juga menekankan bahwa anggota kepolisian harus siap dan melayani masyarakat dengan cepat dan humanis.

"Dengan tambahan armada ini, kami berharap patroli dapat menjangkau wilayah yang lebih luas dan merespons lebih cepat setiap laporan warga. Yang terpenting, personel tetap humanis dan menjaga etika dan norma dalam bertugas,” katanya

“Penyerahan kendaraan ini bukan sekadar distribusi sarana operasional, tetapi juga simbol tanggung jawab dan amanah pelayanan kepada masyarakat,” ucap Asep.

Ia menambahkan, kendaraan Pamapta akan langsung dioperasionalkan untuk mendukung kegiatan patroli, pengamanan, hingga penanganan laporan masyarakat di lapangan.

Sementara, Kabid Humas Polda Metro Jaya Brigjen Pol Ade Ary Syam Indradi, menjelaskan bahwa mobil Pamapta diperuntukkan bagi perwira samapta dan perwira piket di tingkat Polres dan Polsek.

“Ini merupakan bentuk komitmen dan tanggung jawab Bapak Kapolda Metro Jaya untuk meningkatkan kesiapsiagaan dalam pelayanan kepada masyarakat, khususnya dalam merespons setiap laporan yang masuk,” katanya.

Menurutnya, keberadaan mobil Pamapta akan mempercepat respons petugas terhadap laporan masyarakat.

Asep menyampaikan bahwa ada 40 unit mobil Pamapta yang akan disebar ke 13 Polres jajaran, dengan rata-rata tiap Polres mendapatkan tiga unit kendaraan.

Pada tahap kedua ini, sebanyak 8 unit mobil baru diserahkan, melengkapi 5 unit sebelumnya yang sudah lebih dulu beroperasi.

"Saat ada laporan masuk, petugas Pamapta akan segera berkoordinasi dengan pelapor, kemudian mendatangi lokasi kejadian (TKP) untuk memberikan pertolongan maupun tindakan kepolisian awal secara profesional," ucap Ade Ary.

Tidak hanya itu, Polda Metro Jaya juga mengingatkan kembali masyarakat tentang saluran darurat 110 sebagai kanal pelaporan yang mudah diakses. Layanan ini bebas pulsa dan aktif selama 24 jam, memungkinkan masyarakat melapor dari mana saja. 

  • polda metro jaya
  • kapolda metro jaya
  • ubah mindset
  • pelayan
  • asep edi suheri

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Alfred, Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.