Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

264 Pendamping Berikan Bimbingan ke 1.673 Koperasi Merah Putih yang Belum Aktif di Sulawesi Utara

📅 Rabu, 22 Okt 2025, 15:55 WIB | Oleh:
264 Pendamping Berikan Bimbingan ke 1.673 Koperasi Merah Putih yang Belum Aktif di Sulawesi Utara Doc: antara foto
Ket. Pemberian bimbingan kepada koperasi merah putih yang belum aktif di Provinsi Sulawesi Utara.

KENDARI - Sebanyak 264 pendamping mendapat tugas memberikan bimbingan kepada 1.673 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KMP) yang belum aktif beroperasi di Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra).

Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Sultra La Ode Muhamad Shalihin saat ditemui Kendari, Rabu (22/10), mengatakan bahwa pemerintah menugaskan total 264 pendamping yang akan bekerja di lapangan untuk memastikan koperasi bisa kembali beroperasi secara maksimal. Sebab, berdasarkan data dari total 2.285 koperasi yang terbentuk di daerah tersebut, saat ini baru 612 koperasi yang tercatat aktif menjalankan kegiatan usaha.

“Pendamping ini disiapkan agar koperasi bisa kembali beroperasi secara maksimal. Target kami, seluruh Koperasi Merah Putih sudah aktif sebelum 2025 berakhir,” kata La Ode Shalihin.

Ratusan pendamping yang merupakan hasil seleksi Kementerian Koperasi RI tersebut terdiri dari 36 Project Management Officer (PMO) dan 228 Business Assistant (BA).

Mereka, menurut dia, akan mendampingi koperasi selama tiga bulan, dengan pembagian tugas satu pendamping bertanggung jawab terhadap delapan hingga 12 koperasi.

Sebelum bertugas, para pendamping dibekali pelatihan selama lima hari di Aula Pascasarjana Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari, meliputi materi pembekalan koperasi, dinamika kelompok, pembuatan proposal, hingga teknik pendampingan yang efektif.

Sementara itu, Wakil Gubernur Sultra Hugua menekankan bahwa peran pendamping sangat penting dalam membangun koperasi yang mandiri dan produktif.

Ia mengatakan secara spesifik meminta agar pendamping mampu menciptakan "Koperasi Juara" di setiap desa.

"Koperasi juara yang dimaksudkan yaitu koperasi yang berkembang secara bisnis tetapi para petani, nelayan, industri kreatif, dan usaha lain di sekitarnya turut berdaya dan meningkatkan produksinya," kata Hugua.

Menurut dia, Koperasi Merah Putih sebagai soko guru ekonomi kerakyatan harus menjadi fondasi. “Kalau koperasi kuat, ekonomi rakyat pun ikut kuat. Dari desa lah kemakmuran Indonesia bisa dibangun,” katanya, menambahkan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...
  • Kemenperin Pacu Industri Halal Tembus Pasar Global Lewat Halal Indo 2026
    Langkah mendorong penyerapan 60 persen vendor lokal di ...
  • Bukan Sekadar Ekspor, Industri Pangan Indonesia Kejar Posisi di Rantai Nilai Global
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai posisi manufaktur Indonesia ...
  • Industri Besar di Kaltim Didorong Wajib Serap 60 Persen Vendor dan UMKM Lokal.
    Langkah Komisi VII DPR RI dalam mendorong regulasi ...
Advertisement
Art Jakarta Detail Sidebar
Olahraga
Tamat Sudah, Indonesia Dili...

Indonesia Tertinggal 0-2 dari Tiongkok

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Indonesia Tertinggal 0-2 da...

Atlet Angkat Besi Saatnya Unjuk Kekuatan di Asian Games

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Atlet Angkat Besi Saatnya U...
Advertisement
Pascabanjir Arosuka, Operasional AKAP di Terminal Tipe A Bareh Solok Tetap Berjalan Normal

Pascabanjir Arosuka, Operasional AKAP di Terminal Tipe A Bareh Solok Tetap Berjalan Normal

23 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.