Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tak Sekadar Uang, BI Kirim Rp156 Miliar Demi Jaga Kedaulatan Rupiah di Pelosok

📅 Selasa, 21 Okt 2025, 20:37 WIB | Oleh:
Tak Sekadar Uang, BI Kirim Rp156 Miliar Demi Jaga Kedaulatan Rupiah di Pelosok Doc: ANTARA/ Suriani Mappong
Ket. Pelepasan tim Ekspedisi Rupiah Berdaulat (ERB) 2025 di Dermaga Layang, Kodaeral VI Makassar, Sulawesi Selatan, Selasa (21/10/2025).

MAKASSAR – Penyaluran uang layak edar ke daerah kepulauan bukan sekadar urusan logistik, tapi juga bagian penting dari menjaga stabilitas ekonomi di wilayah terluar Indonesia.

Tantangannya cukup kompleks — mulai dari keterbatasan akses transportasi, cuaca ekstrem, hingga infrastruktur distribusi yang belum merata.

Namun, langkah ini jadi bukti komitmen Bank Indonesia (BI) memastikan seluruh masyarakat, termasuk di daerah terpencil, tetap mendapatkan uang dalam kondisi baik, asli, dan layak digunakan.

Secara analitis, distribusi uang ke kepulauan punya efek berantai terhadap kelancaran transaksi ekonomi lokal.

Uang yang layak edar membantu menjaga kepercayaan masyarakat terhadap sistem keuangan formal dan memperkuat sirkulasi ekonomi riil di daerah yang selama ini kurang terjangkau.

Kepala Departemen Pengelolaan Uang Bank Indonesia, Muhammad Anwar Bashori mengatakan, BI menyalurkan Rp156 miliar uang layak edar ke daerah kepulauan untuk kegiatan Ekspedisi Rupiah Berdaulat (ERB) 2025.

"Sulsel merupakan ekspedisi terakhir dari 8 ekspedisi di Indonesia sepanjang 2025 dan total yang disalurkan uang layak edar sebanyak Rp156 miliar," katanya disela pelepasan tim ERB 2025 di Dermaga Layang, Komando Daerah Angkatan Laut (Kodaeral) VI Makassar, Selasa (21/10).

Dia mengatakan, dalam rangka pemenuhan uang Rupiah layak edar di masyarakat kepulauan di Sulawesi Selatan Bank Indonesia menyelenggarakan ERB 2025.

Kegiatan ini bekerja sama dengan pihak TNI Angkatan Laut di Kodaeral VI Makassar selama enam hari ekspedisi untuk menjangkau Pulau Tanakeke di Kabupaten Takalar, Pulau Kambuno, Pulau Kanalo dan Pulau Batanglampe di Kabupaten Sinjai dan Pulau Selayar di Kabupaten Kepulauan Selayar.

Di wilayah pulau tersebut, pihak BI selain mengganti uang tidak layak edar (UTLE) dengan uang layak edar (ULE), juga dilakukan edukasi Cinta Bangga Paham (CBP) Rupiah.

Termasuk melakukan kegiatan sosial bersama pihak TNI AL seperti khitanan massal dan pemberian susu untuk pencegahan stunting kepada masyarakat kepulauan.

Sementara itu, Danlantamal VI Makassar Laksamana Muda TNI Andi Abdul Aziz mengatakan, pihaknya siap mengawal kegiatan BI yang merupakan program pemerintah dalam mendukung CBP Rupiah dan uang layak edar di wilayah kepulauan di Sulsel.

"Dengan KRI Marlin ini akan mengawal Ekspedisi Rupiah Berdaulat 2025 ke pulau-pulau yang dituju dalam enam hari perjalanan PP," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Luar Negeri
Kenaikan Harga BBM Picu Aks...
Megapolitan
Pasar pangan murah menjangk...
Megapolitan
Trisakti Bantu Warga Duri K...

Hari Santri Nasional

1.5 jam yang lalu | Ones

Nasional
Hari Santri Nasional

Akses permodalan UMKM melalui KUR

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Akses permodalan UMKM melal...
Nasional
KPK Berharap Nusron Wahid K...
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.