Polres Lombok Timur Selidiki Penyebab Keracunan Pelajar Usai Santap MBG
Selasa, 21 Okt 2025, 13:23 WIBMATARAM - Polres Lombok Timur, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) tengah menyelidiki kasus dugaan keracunan massal terhadap para pelajar yang diduga terjadi setelah mengonsumsi makanan dari program Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah Pringgabaya.
"Kasus dugaan keracunan ini kami atensi. Hari ini anggota sedang cek kondisi pasien yang ada di Puskesmas Batuyang," kata Kasat Reskrim Polres Lombok Timur AKP I Made Dharma Yulia Putra di Lombok Timur, Selasa (21/10).
Ia mengatakan hasil pengecekan kepada pasien bahwa benar pasien mengalami keracunan setelah mengonsumsi makanan dari MBG. âSetelah mengonsumsi MBG, pasien tiba-tiba muntah dan mual-mual,â katanya.
Orang tua pasien yang melihat anaknya muntah, menurut Dharma, langsung membawa ke puskesmas. Setelah tiba di puskesmas, kemudian bukan hanya satu atau dua orang anak - anak dari sekolah yang sama datang ke puskesmas, tetapi puluhan anak langsung mendapatkan perawatan dari puskesmas. âSejak kejadian itu, sudah kita mengumpulkan keterangan dari pihak pasien,â ujarnya.
Dengan adanya keterangan dari pasien ini lanjutnya, kemudian pihaknya akan melakukan pengecekan kepada dapur yang ada di Lombok Timur. âKemarin kita sudah turun cek ke dapur untuk mengambil sampel dan melakukan penyelidikan,â katanya.
Sebelumnya, sejumlah siswa di beberapa sekolah di Kecamatan Pringgabaya, Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat, mengalami gejala mual, muntah, dan diare diduga setelah mengonsumsi makanan dari program MBG (17/10).
Akibat kejadian tersebut, beberapa siswa terpaksa dilarikan ke Puskesmas Batuyang untuk mendapatkan perawatan medis. Sebagian di antaranya bahkan sempat menjalani infus karena kondisi tubuh yang lemah.
Kepala Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) Berbagi Mulia Pringgabaya, Eka Suryana, Sabtu, membenarkan adanya kejadian tersebut dan mengatakan bahwa pihaknya sedang melakukan pengecekan langsung di lapangan.
âKami masih melakukan pendataan dan belum bisa memastikan jumlah pasti berapa siswa yang terdampak,â ujarnya.
- Keracunan MBG
- Polres Lombok Timur
Redaktur: Sriyono
Penulis: Sriyono
Berita Terkait:
-
Penutupan Sebagian Akses Wisata Bromo untuk Mendukung Penanganan Kebakaran
-
88 Santri Korban Dugaan Keracunan MBG di Sidoarjo Masih Dirawat, 31 SPPG di Sidoarjo Belum Punya Izin
-
Mayoritas Konsumsi BBM Nasional Masih Menggunakan BBM Bersubsidi
-
Prancis Waspada Serangan Cepat Swedia
-
Penundaan Harga Pakan Jadi Angin Segar, Tapi Sampai Kapan?
-
Penjualan Mobil Listrik Korsel Capai Titik Tertinggi di Eropa
-
KMP Mutiara Sentosa II Terbakar, Menhub Janji Evaluasi Total Keselamatan Pelayaran
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.