Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Berkat Partisipasi Publik, Gubernur Pramono: Jakarta Kini Peringkat 71 Kota Global

📅 Selasa, 21 Okt 2025, 23:25 WIB | Oleh:
Berkat Partisipasi Publik, Gubernur Pramono: Jakarta Kini Peringkat 71 Kota Global Doc: ANTARA/Lia Wanadriani Santosa
Ket. Gubernur Jakarta, Pramono Anung di Jakarta, Selasa (21/10).

JAKARTA - Gubernur Jakarta Pramono Anung menyampaikan DKI Jakarta saat ini menduduki peringkat ke-71 dalam survei kota global dunia yang dirilis Kearney, naik tiga peringkat dari sebelumnya posisi ke 74.

"Jakarta sebelumnya nomor 74 dari 156, sekarang menjadi nomor 71. Dalam waktu 5, 6, 7 bulan, kita bisa naik sampai 3, 4 tingkat itu luar biasa," ujar dia saat memberikan sambutan dalam Jakarta Innovation Days (JID) 2025 di Jakarta Pusat, Selasa (21/10).

Pramono mengatakan partisipasi publik menjadi alasan naiknya peringkat Jakarta saat ini.

"Menurut saya, kalau bukan karena partisipasi publik, tidak mungkin terjadi," katanya.

Dalam kesempatan itu, Pramono juga menyampaikan terkait rencana membenahi kawasan Dukuh Atas dan Bundaran Hotel Indonesia.

Dia berharap pada tahun depan, kawasan Bundaran Hotel Indonesia tepatnya Wisma Nusantara dapat terhubung ke Grand Hyatt, Kempinski, Hotel Mandarin, dan stasiun MRT.

"Ini merupakan awal dan saya juga merencanakan nanti dari Bundaran HI akan kita persiapkan sampai dengan Dukuh Atas," katanya.

Selain itu, sambung Pramono, kawasan Dukuh Atas sedang disiapkan agar terhubung sehingga memudahkan masyarakat yang akan menggunakan transportasi melalui penghubung (hub) baru yang dinamakan Hub Dukuh Atas.

"Dan yang penting, semua yang selama di Dukuh Atas kehujanan, mudah-mudahan enggak kehujanan lagi," ujar dia.

Hal lain yang juga disampaikan Pramono yakni terkait konektivitas layanan transportasi di Jakarta mencapai 91-92 persen dengan pemanfaatan di atas 25 persen atau naik dari semula 21-22 persen.

Menurut dia, Jakarta mengalami perbaikan di sektor transportasi. Inilah yang menjadikan Ibu Kota berada di posisi ke-17 di dunia untuk sarana transportasi.

"Dulu Jakarta ini selalu tidak pernah nomor 50 besar dunia, sekarang kita nomor 17. Bahkan sekarang ini menjadi lebih baik dibandingkan Kuala Lumpur, dibandingkan dengan Manila, dan lain-lainnya," katanya. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.