Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Relawan Pencinta Lingkungan dan Pelaku Pariwisata Bali Bersihkan Sampah Sisa Banjir di Aliran Sungai 

📅 Senin, 20 Okt 2025, 12:26 WIB | Oleh: Tim Penulis
Relawan Pencinta Lingkungan dan Pelaku Pariwisata Bali Bersihkan Sampah Sisa Banjir di Aliran Sungai  Doc: ANTARA
Ket. Sejumlah relawan membersihkan sampah sisa banjir yang masih menumpuk di aliran Sungai Campuhan, Batubulan, Kabupaten Gianyar, Bali, Senin (20/10/2025).

GIANYAR – Sejumlah relawan dari komunitas pencinta lingkungan dan pelaku pariwisata bersama unsur pemerintah daerah membersihkan tumpukan sampah sisa banjir bandang yang masih menumpuk di aliran Sungai Campuhan, Batubulan, Kabupaten Gianyar, Bali.

"Upaya pembersihan sampah ini membutuhkan peran banyak pihak agar bencana banjir tidak terulang," kata Kepala Regional Bali Sungai Watch Darma Sanjaya di Batubulan, Kabupaten Gianyar, Bali, Senin (20/10).

Ratusan relawan itu saling bekerja sama mengangkat sampah yang masih menutupi aliran tukad (sungai) Campuhan Batubulan yang berada di Banjar Sasih, Gianyar, dalam program membersihkan sampah yang diinisiasi organisasi lingkungan, Sungai Watch.

Sampah tersebut berupa sampah organik berukuran besar seperti kayu, bambu, dan sampah plastik berupa botol plastik hingga styrofoam.

Para relawan itu kemudian terjun ke tengah sungai pada kedalaman hingga sekitar satu meter, membawa karung jaring untuk memungut sampah plastik.

Sedangkan untuk sampah kayu dan bambu untuk sementara ditempatkan di dekat sungai, untuk selanjutnya diangkut menuju tempat pengelolaan akhir.

Sampah plastik yang terkumpul nantinya akan dipilah dan diolah kembali oleh organisasi lingkungan tersebut di sejumlah gudang sortir yang ada di Bali.

"Sampah organik berukuran besar itu juga harus diangkat dari sungai karena menghambat laju air dan membuat adanya sedimentasi sehingga sungai menjadi dangkal," imbuhnya.

Ada pun kawasan itu merupakan salah satu titik parah terdampak banjir di Kabupaten Gianyar.

Sementara itu, Wakil Ketua Umum Asosiasi General Manager Hotel Indonesia (IHGMA) Yoga Iswara mengungkapkan ada 11 komunitas pelaku pariwisata yang terlibat dalam aksi lingkungan itu untuk membantu membersihkan sampah sisa banjir.

Ia berharap aksi tersebut memberi inspirasi kepada masyarakat untuk ikut menjaga lingkungan.

"Kami bantu membersihkan sampah khususnya menyasar titik yang belum tersentuh," ucapnya.

Sementara itu, Sungai Watch mencatat sejak aksi bersih sampah akibat banjir bandang yang terjadi pada Rabu (10/9) hingga proses pemulihan pada Jumat (17/10) pihaknya telah mengumpulkan sekitar 25 ton sampah plastik di 21 titik pembersihan dan belum termasuk sampah berupa kayu dan bambu.

Sebelumnya, banjir besar melanda tujuh kabupaten/kota di Bali secara bersamaan yang menelan 18 orang korban meninggal dunia dan empat orang korban lainnya hingga saat ini belum ditemukan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.