Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Akademisi Nilai Prabowo Bangun Fondasi Kuat di Bidang Pendidikan

📅 Senin, 20 Okt 2025, 07:55 WIB | Oleh:
Akademisi Nilai Prabowo Bangun Fondasi Kuat di Bidang Pendidikan Doc: antara foto
Ket. Dosen Universitas PGRI Silampari Lubuklinggau Azizil Fikri

JAKARTA - Dosen Universitas PGRI Silampari Lubuklinggau Azizil Fikri menilai pemerintahan Presiden Prabowo Subianto telah membangun fondasi kuat pendidikan menuju Indonesia Emas 2045 dalam setahun perjalanan Kabinet Merah Putih.

Pasalnya, kata dia, pemerintah Prabowo menempatkan pendidikan sebagai prioritas utama dengan anggaran terbesar sepanjang sejarah, dengan kebijakan pendidikan yang menunjukkan arah yang jelas dan berorientasi pada pemerataan akses, peningkatan mutu, serta kesejahteraan guru.

“Pemerintahan Presiden Prabowo memahami bahwa pendidikan adalah jantung kemajuan bangsa. Investasi besar di bidang ini adalah langkah strategis untuk mencetak SDM unggul,” ujar Azizil dalam keterangan di Jakarta, Senin (20/10).

Menurutnya, sejumlah program prioritas seperti Sekolah Rakyat (SR) bagi anak kurang mampu, renovasi masif sekolah rusak, serta pembangunan SMA unggulan berasrama di setiap kabupaten/kota menjadi bukti nyata komitmen pemerintah memperluas akses pendidikan berkualitas.

Tak hanya itu, lanjut dia, peningkatan kesejahteraan guru juga menjadi fokus penting, dimana pemerintah telah menaikkan gaji, menyalurkan tunjangan langsung tanpa potongan, dan memperkuat pelatihan serta sertifikasi bagi guru agar siap menghadapi tantangan pendidikan digital.

Azizil pun mengapresiasi pemerintah yang fokus pada pembangunan pendidikan vokasi serta sains, teknologi, teknik, dan matematika (STEM).

“Fokus pada pendidikan vokasi dan STEM adalah langkah tepat untuk menyiapkan tenaga ahli dan teknolog masa depan,” katanya.

Dia turut mengapresiasi program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang berpengaruh besar terhadap peningkatan konsentrasi dan prestasi belajar anak, sehingga menjadi bentuk nyata sinergisitas antara pendidikan dan pemenuhan gizi anak bangsa.

Selain itu, sambung dia, hadirnya Peraturan Pemerintah (PP) Tunas turut memperkuat perlindungan anak dari ancaman dunia maya serta memperkuat pendidikan karakter di era digital.

PP Tunas merupakan Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Perlindungan Anak.

Regulasi tersebut bertujuan untuk melindungi anak-anak dari potensi bahaya di ruang digital, seperti paparan konten berbahaya, eksploitasi data pribadi, dan risiko lainnya, dengan memperkuat tata kelola sistem elektronik yang ramah anak.

"Dalam satu tahun pertama, pemerintahan Prabowo–Gibran sudah meletakkan fondasi yang kuat bagi reformasi pendidikan nasional. Fokus pada akses, mutu, dan kesejahteraan pendidik, sebagai arah strategis menuju Indonesia Emas 2045," ungkap Azizil.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Daerah
Belajar merangkai kain bati...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.