Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Keren, Pendidikan dan Pelatihan Maritim di Indonesia Diakui Dunia

📅 Minggu, 19 Okt 2025, 13:15 WIB | Oleh:
Keren, Pendidikan dan Pelatihan Maritim di Indonesia Diakui Dunia Doc: Dok. Istimewa
Ket. Kepala BPSDMP, Djarot Tri Wardhono (tengah)

JAKARTA - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) melalui Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Perhubungan (BPSDMP), kembali menunjukkan komitmennya dalam memperkuat kolaborasi internasional di bidang Maritim, melalui International Maritime Organization (IMO) technical cooperation, dengan ini pendidikan dan pelatihan di Indonesia diakui oleh dunia.

Kali ini sebagai realisasi dari penyampaian delegasi Republik Indonesia dalam forum IMO mengenai kerjasama Selatan-Selatan dan Triangulasi. BPSDMP menyelenggarakan Diklat T.O.T (Training of Trainers) IMO Model Course 6.09 dan Diklat T.O.E (Training of Examiners) IMO Model Course 3.12, bagi 13 negara yang tergabung dalam Maritime Organization of West and Central Africa (MOWCA).

Kepala BPSDMP, Djarot Tri Wardhono, mengungkapkan bahwa Diklat ini merupakan upaya Indonesia untuk terlibat lebih banyak dalam program-program kerjasama IMO dengan memposisikan diri sebagai partner bukan lagi hanya sebagai penerima manfaat.

“Diklat ini terselenggara dengan total anggaran sebesar Rp 18.207.771.200, yang merupakan anggaran Hibah tahun 2025 yang dikelola oleh Lembaga Dana Kerjasama Pembangunan Internasional,” ungkapnya di Jakarta, akhir pekan lalu. 

Kegiatan yang bertajuk Program Pengembangan SDM Maritim kepada Maritime Organization of West and Central Africa (MOWCA) ini, diikuti sebanyak 13 negara Afrika dengan total 48 peserta untuk setiap diklat, yang akan dibagi ke dalam 2 angkatan (batch).

“Negara peserta seluruhnya merupakan anggota MOWCA. Peserta T.O.T 6.09 berasal dari Kamerun, DR Congo, Ghana, Guinea Bissau, Sierra Leone, Côte D'ivoire, Nigeria, dan Senegal. Peserta T.O.E 3.12 berasal dari Congo Brazzaville, DR Congo, Gabon, The Gambia, Ghana, Guinea Bissau, Sierra Leone, Angola, Cote D'Ivoire, Liberia, Nigeria, dan Senegal, serta perwakilan dari MOWCA,” tambahnya. 

Kedepannya, melalui Pelaksanaan kegiatan ini,  menjadi langkah awal dalam peningkatan kerjasama selatan-selatan. Diharapkan akan ada lagi kerjasama lain untuk meningkatkan hubungan antara Indonesia dengan Afrika memanfaatkan kepakaran yang dimiliki oleh Indonesia untuk diterapkan di Afrika. 

Sehingga dapat meningkatkan eksistensi Indonesia dalam keanggotaannya di IMO, dan kompetensi SDM serta kurikulum pendidikan dan pelatihan bidang kepelautan/maritim Indonesia dapat diakui di mata dunia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Nasional
Uji Coba Pendaratan Pesawat...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.