Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Terjadi Lagi! Keracunan MBG SMKN 1 Sine Ngawi, Dugaan Ayam Lada Hitam dan Brokoli Penyebabnya

📅 Jumat, 17 Okt 2025, 20:36 WIB | Oleh:
Terjadi Lagi! Keracunan MBG SMKN 1 Sine Ngawi, Dugaan Ayam Lada Hitam dan Brokoli Penyebabnya Doc: ANTARA/Louis Rika
Ket. Sejumlah siswa SMKN 1 Sine Ngawi menjalani perawatan di Puskesmas Sine pada Rabu (1/10), diduga mengalami keracunan setelah mengonsumsi paket MBG yang didistribusikan.

NGAWI - Dinas Kesehatan (Dinkes) Ngawi menyebut bahwa menu ayam lada hitam dan sayur brokoli yang terpapar bakteri berbahaya diduga menjadi penyebab keracunan siswa dalam paket Makan Bergizi Gratis (MBG) di SMKN 1 Sine, Kabupaten Ngawi, Jatim.

Kepala Bidang Sumber Daya Manusia, Kesehatan, dan Farmasi (SDMKF) Dinkes Ngawi Dhina Handayani di Ngawi, Jumat mengatakan dari sejumlah sampel makanan, air, dan muntahan yang dikirim ke Balai Besar Laboratorium Kesehatan Masyarakat (BBLKM) Surabaya, menunjukkan adanya dua jenis bakteri berbahaya pada makanan yang dikonsumsi siswa. Sejumlah sampel yang dikirim meliputi, 15 sampel makanan, dua sampel air, dan satu sampel muntahan.

"Dari hasil pemeriksaan, diketahui dua sampel makanan, yakni menu ayam lada hitam positif mengandung bakteri Bacillus cereus, serta sayur brokoli mengandung Staphylococcus aureus," ujar Dhina Handayani.

Menurut dia, dua menu tersebut merupakan bagian dari sajian MBG pada Selasa (30/09/2025), sehari sebelum 54 siswa SMKN 1 Sine dan SMP Muhammadiyah Ngawi 4 mengalami gejala keracunan seperti pusing, muntah, diare, dan sesak.

Selain makanan, Dinkes juga meneliti sampel air dari depo pengolahan makanan SPPG Yayasan Cahaya Jendela Kebaikan yang menjadi penyedia pengelola MBG. Hasilnya, meski tidak ditemukan bakteri, kualitas air dinyatakan belum memenuhi standar kesehatan.

"Bakteri yang ditemukan di makanan ternyata juga terdeteksi pada sampel muntahan siswa, sehingga memperkuat dugaan bahwa sumber keracunan berasal dari menu MBG tersebut," katanya.

Ia menjelaskan faktor utama penyebab munculnya bakteri diduga berasal dari proses pengolahan makanan yang kurang higienis dan kualitas air yang tidak memenuhi standar. Ia menegaskan perlunya pembenahan serius agar kejadian serupa tidak terulang.

Menindaklanjuti hasil tersebut, Dinkes Ngawi telah mengirimkan surat resmi kepada pihak pengelola SPPG untuk segera melakukan Inspeksi Kesehatan Lingkungan (IKL) dan evaluasi menyeluruh terhadap proses produksi makanan.

"Kami masih menunggu hasil lanjutan terkait keberlangsungan SPPG. Yang jelas, aspek kebersihan dan keamanan pangan harus menjadi perhatian utama ke depan," kata dia.

Sementara, setelah kejadian keracunan siswa dari menu MBG tersebut, SPPG Yayasan Cahaya Jendela Kebaikan di Jagir Sine Ngawi ditutup hingga pembenahan standar lebih lanjut. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Citilink Flight Sale 231026 Halaman Rubrik
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
Nasional
PLN Sukses Amankan Pasokan ...
Nasional
SKK Migas Umumkan Kurangi E...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Membanggakan! Dua Perempuan Indonesia Jadi Juara Dunia Kewirausahaan Sosial, Apa Rahasia Mereka?

Membanggakan! Dua Perempuan Indonesia Jadi Juara Dunia Kewirausahaan Sosial, Apa Rahasia Mereka?

24 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.