Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemkab Bangka Barat Tingkatkan Kepatuhan Pelaku IKM Isi Data SIINas

📅 Jumat, 17 Okt 2025, 07:21 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemkab Bangka Barat Tingkatkan Kepatuhan Pelaku IKM Isi Data SIINas Doc: ANTARA
Ket. Kepala bidang Sumber Daya Industri Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Kabupaten Bangka Barat, Agus Setyadi, memberikan penyuluhan kepada para pelaku IKM untuk meningkatkan kepatuhan isi data SIINas.

BANGKA BARAT – Pemerintah Kabupaten Bangka Barat, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menggiatkan sosialisasi untuk meningkatkan kepatuhan para pelaku industri kecil dan menengah mengisi data terkait perusahaan melalui Sistem  Informasi Industri Nasional (SIINas).

"Hari ini kita undang sebanyak 25 pelaku Industri Kecil dan Menengah (IKM) agar mereka memahami pentingnya keberadaan data terpadu ini sebagai upaya mendukung dan memperbaiki pengelolaan data serta informasi terkait industri di tingkat nasional," kata Kepala Bidang Sumber Daya Industri Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Kabupaten Bangka Barat, Agus Setyadi, di Mentok, Kamis (17/10).

Sampai saat ini dari sekitar 4.300 pelaku IKM di Bangka Barat yang memiliki akun SIINas baru mencapai 216 perusahaan.

Untuk itu, kata dia, dibutuhkan penggencaran sosialisasi kepada para pelaku IKM untuk memberikan edukasi dan pemahaman mengenai mekanisme, manfaat, dan pentingnya SIINas.

"Sosialisasi yang kita laksanakan hari ini dan besok bertujuan untuk meningkatkan kesadaran pelaku IKM membuat akun SIINas dan secara berkala mengunggah berbagai data yang dibutuhkan," katanya.

Dengan kepatuhan mengisi data SIINas diharapkan dapat mendukung upaya pemerintah dalam mengumpulkan data akurat untuk perencanaan pembangunan industri, memudahkan pelaku usaha dalam mengakses layanan pemerintah dan pelaporan industri, serta menyediakan dasar data yang terintegrasi bagi pemerintah dalam pengambilan kebijakan. 

"Kesadaran masih perlu kita tingkatkan, terutama bagi pelaku IKM agar tertib administrasi, sedangkan untuk perusahaan besar sampai sejauh ini sudah tertib," katanya.

Dalam sosialisasi itu, selain untuk mendorong pelaku IKM memiliki akun SIINas, pihaknya juga memberikan penyuluhan terkait penerbitan Izin Usaha Industri (IUI), Izin Perluasan Usaha Industri (IPUI), Izin Usaha Kawasan Industri (IUKI) dan Izin Perluasan Kawasan Industri (IPKI) yang menjadi kewenangan Pemerintah Kabupaten.

Para peserta difasilitasi untuk melakukan verifikasi pemenuhan persyaratan/standar kegiatan usaha sektor perindustrian dalam rangka penerbitan perizinan berusaha berbasis risiko melalui SIINas yang terintegrasi dengan sistem OSS.

"Setelah kegiatan ini, berikutnya pada pekan depan kami menyelenggarakan kegiatan sejenis bagi pelaku IKM yang sudah memiliki akun SIINas namun belum mengunggah data laporan berkala, dalam kegiatan itu kita akan bantu mereka dalam mengisi data laporan," katanya.

Dengan meningkatnya kepatuhan pelaku IKM mengunggah data berkala diharapkan mampu mendukung upaya pemerintah dalam mengambil kebijakan pembangunan sektor industri.

"Sistem ini dibangun untuk meningkatkan transparansi, efisiensi, dan akuntabilitas dalam administrasi industri, bagi yang belum mendaftar SIINas kita langsung dampingi pelaku karena data ini penting untuk membangun sistem informasi terpadu yang dapat diakses semua pemangku kepentingan, kita juga mendorong pelaku patuh mengunggah data berkala secara daring," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Luar Negeri
Ribuan Warga RD Kongo Melar...
Luar Negeri
Kanada Perkuat Industri Str...
Luar Negeri
Efek El Nino, Banjir Bandan...
Luar Negeri
Afrika Selatan Potong Pajak...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Jangan Lupa Catat Tanggalnya! CFD Sudirman-Thamrin Ditiadakan, Jaksel Adakan di Jalan Iskandar Muda

Jangan Lupa Catat Tanggalnya! CFD Sudirman-Thamrin Ditiadakan, Jaksel Adakan di Jalan Iskandar Muda

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.