Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemerintah Sementara Peru Tetapkan Status Darurat di Ibu Kota Lima

📅 Jumat, 17 Okt 2025, 20:26 WIB | Oleh:
Pemerintah Sementara Peru Tetapkan Status Darurat di Ibu Kota Lima Doc: ANTARA/Cindy Frishanti
Ket. Mantan Presiden Peru Dina Boluarte memberikan sambutan dalam acara Indonesia-Peru Business Forum 2025 "Unlocking bilateral growth: Strengthening Indonesia-Peru Partnership through CEPA" di Jakarta, Senin (11/8).

ISTANBUL - Pemerintah sementara Peru, Kamis (16/10) mengumumkan akan menetapkan status darurat di ibu kota Lima setelah aksi protes besar yang dipimpin kalangan muda berujung bentrokan dan menewaskan satu orang serta melukai lebih dari seratus lainnya.

Kerusuhan pecah setelah anggota parlemen memakzulkan mantan Presiden Dina Boluarte pekan lalu di tengah meningkatnya kemarahan publik atas korupsi dan kejahatan yang kian merajalela.

Perdana Menteri baru Ernesto Alvarez mengatakan, langkah tersebut akan mencakup wilayah Metropolitan Lima guna memulihkan ketertiban setelah bentrokan di sekitar gedung Kongres menelan korban jiwa.

Kepolisian setempat memastikan seorang rapper berusia 32 tahun, Eduardo Ruiz, tewas tertembak oleh petugas saat bentrokan terjadi pada Rabu.

Petugas tersebut telah ditahan dan akan diberhentikan dari jabatannya, menurut Kepala Kepolisian Nasional.

Sedikitnya 113 orang, termasuk 84 petugas polisi, mengalami luka-luka ketika para demonstran mencoba menembus barikade keamanan.

Ribuan pengunjuk rasa muda yang tergabung dalam gerakan Generation Z turun ke jalan menuntut tindakan tegas terhadap korupsi, pemerasan, dan kekerasan yang melibatkan geng.

Ketidakpuasan sosial dan politik di Peru terus meningkat. Pencopotan Boluarte dari jabatan maupun pengangkatan Presiden sementara Jose Jeri belum mampu menenangkan situasi di negara itu.

Ketegangan semakin memuncak dengan penunjukan kabinet baru yang dipimpin Alvarez, yang sebelumnya menuai kontroversi karena sempat menyamakan para demonstran dari Generation Z dengan teroris di media sosial. Ant/sumber: Anadolu

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Luar Negeri
Mobil Tabrak Kerumunan Oran...

Prosesi adat kansoda'a di Wakatobi

1.5 jam yang lalu | Wahyu AP

Wisata
Prosesi adat kansoda'a di W...
Ekonomi
Neraca perdagangan Indonesi...
Nasional
Presiden Prabowo lantik Wan...
Olahraga
Fitriani/Fadona melaju ke f...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.