Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Ikan Patin Jadi Andalan Banyuasin, Targetkan Posisi Nomor Satu di Sumsel

📅 Jumat, 17 Okt 2025, 09:02 WIB | Oleh: Tim Penulis
Ikan Patin Jadi Andalan Banyuasin, Targetkan Posisi Nomor Satu di Sumsel Doc: Antara Foto
Ket. Kegiatan budidaya ikan di Kabupaten Banyuasin, Sumsel.

Pemerintah Kabupaten Banyuasin berupaya mempertahankan status sebagai penghasil ikan patin terbesar kedua di Sumatera Selatan setelah Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Timur.

"Produksi ikan patin kabupaten ini mencapai 1.200 ton per bulan, dengan nilai sekitar Rp21 miliar dengan asumsi harga ikan Rp18.000/kg, sehingga produksi tersebut akan terus ditingkatkan, paling tidak bisa mempertahankan posisi itu," kata Bupati Banyuasin Askolani, di Pangkalan Balai, Banyuasin, Kamis.

Dia menjelaskan Sumatera Selatan ditetapkan sebagai provinsi penyumbang produksi ikan patin tertinggi tingkat nasional oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan RI.

"Kabupaten Banyuasin ditetapkan sebagai penghasil ikan patin terbesar kedua di provinsi dengan 17 kabupaten dan kota itu setelah Kabupaten OKU Timur," ujarnya.

Menurut dia, ikan patin Kabupaten Banyuasin sebagian besar dihasilkan dari Desa Sungai Rengit yang memiliki luas area sekitar 200 hektare.

Produksi ikan di desa tersebut dapat ditingkatkan karena memiliki luas area potensi perikanan budidaya sekitar 400 hektare.

Untuk menggarap lahan yang belum termanfaatkan itu, beberapa waktu lalu pemerintah pusat memberikan bantuan satu unit alat berat/ekskavator kepada masyarakat Desa Sungai Rengit, mesin pencetak pelet terapung, bantuan benih, dan calon indukan unggul.

Dengan potensi perikanan budidaya yang cukup luas itu, Desa Sungai Rengit ditetapkan sebagai kampung perikanan budidaya patin.

Penetapan sebagai kampung perikanan itu sangat berdampak terhadap perkembangan usaha perikanan budidaya di Kabupaten Banyuasin, jelas Bupati Askolani.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta

Perlu Diperbanyak Kontes Film Pendek Guna Dorong Kreativitas

18 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Perlu Diperbanyak Kontes Fi...
Daerah
Bantul Raih TPAKD Award 202...
Megapolitan
Jakarta Kota Sinema Makin K...
Megapolitan
Usaha Pembangunan Jaya Jika...
Megapolitan
Dinkes: Ratusan Warga "Serp...
Nasional
Kemenbud Targetkan 7.000 Ca...
Megapolitan
DPRD dan Pemkot Bogor Berha...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.