Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Daur Ulang Botol Plastik, Mahasiswa ITS Inovasikan Jam Tangan Trendi C-Pop Watch

📅 Jumat, 17 Okt 2025, 00:06 WIB | Oleh:
Daur Ulang Botol Plastik, Mahasiswa ITS Inovasikan Jam Tangan Trendi C-Pop Watch Doc: Istimewa
Ket. Ssalah satu anggota tim C-Pop Watch,Nisa Abiba, menjelaskan karya inovasinya kepada Rektor ITS Bambang Pramujati.

SURABAYA - Pedulian terhadap permasalahan limbah plastik di lingkungan sekitar, sekelompok mahasiswa Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) berhasil menciptakan inovasi produk ramah lingkungan bertajuk C-Pop Watch. Inovasi ini berupa jam tangan unik yang terbuat dari limbah tutup botol plastik, diolah melalui teknik injection molding menjadi produk bernilai tinggi, fungsional, sekaligus bergaya.Inovasi ini digagas oleh Senja Alfakori Diansah dan Syahrial Arkan Baihaqi, mahasiswa Departemen Desain Produk Industri (Despro) ITS. Selanjutnya keduanya juga menggandeng Nisa Abiba dari Departemen Statistika Bisnis dan Luthfiana Putri Novitasari dari Departemen Desain Komunikasi Visual (DKV) ITS untuk memperkuat tim dari sisi branding dan keuangan.Dijelaskan Senja, jam tangan C-Pop Watch berasal dari limbah tutup botol plastik yang disortir terlebih dahulu, lalu diproses menggunakan injection molding untuk membentuk case jam tangan. “Proses selanjutnya adalah perakitan dan finishing, hingga menjadi produk siap pakai,” paparnya.Menurut Senja, salah satu keunggulan dari C-Pop Watch adalah pola marbling berwarna-warni yang dihasilkan dari material daur ulang, menjadikan setiap jam tangan memiliki tampilan unik dan berbeda. Fitur interchangeable strap juga memungkinkan pengguna mengganti tali jam dengan mudah, sesuai gaya dan preferensi masing-masing.Kombinasi keahlian multidisiplin menjadi kekuatan utama tim ini. Senja dan Arkan fokus pada pengembangan produk dan proses produksi. Sedangkan Nisa mengelola sisi keuangan dan strategi usaha, sementara Luthfiana Putri Novitasari atau yang akrab disapa Vita bertanggung jawab dalam penguatan visual branding. Inovasi C-Pop Watch diharapkan mampu menarik perhatian public secara luas. Produk ini merupakan representasi nyata dari inovasi berbasis isu lingkungan yang dikembangkan secara kreatif dan solutif oleh mahasiswa ITS. “Harapan kami, C-Pop Watch tidak hanya menjadi produk komersial, tetapi juga mampu menginspirasi kolaborasi lintas sektor demi masa depan yang lebih berkelanjutan,” pungkas Senja optimistis.Untuk penjualan produk jam tangan C-Pop Watch yang baru dirintis tahun 2025 ini sementara masih dilakukan melalui platform toko daring yang telah ada dan juga media sosial. Ke depan, penjualan juga akan dilakukan melalui pameran-pameran sehingga bisa dilakukan pembelian secara langsung di tempat. Bahkan, rencananya mereka akan menggandeng produsen air minum kemasan HE2O (kolaborasi ITS dan Pemkot Surabaya) untuk suplai tutup botolnya.Inovasi C-Pop Watch yang dikembangkan oleh tim mahasiswa ITS ini mendukung pencapaian beberapa tujuan dalam Sustainable Development Goals (SDGs). Antara lain poin ke-9 tentang Industri, Inovasi, dan Infrastruktur; poin ke-12 tentang Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab; poin ke-13 tentang Penanganan Perubahan Iklim; serta poin ke-17 tentang Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Olahraga
Asian Games: Tim Voli Putra...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.