Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Ayah dan Anak yang Ditelan Lembah Tengkorak Akhirnya Berhasil Diselamatkan

📅 Jumat, 17 Okt 2025, 22:29 WIB | Oleh:
Ayah dan Anak yang Ditelan Lembah Tengkorak Akhirnya Berhasil Diselamatkan Doc: ist
Ket. kawasan gunung

BANDUNG – Berita hilangnya dua pendaki yang merupakan ayah dan anak di lembah tengkorak, kawasan Bulit Tunggul, ditemukan. Tim SAR gabungan berhasil menemukan dua pendaki yang merupakan ayah dan anak, yang sebelumnya dilaporkan hilang kontak di jalur pendakian Lembah Tengkorak, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, Kamis (16/10).

Kepala Seksi Operasi dan Siaga Kantor SAR Bandung Moch Adip menyebutkan kedua pendaki tersebut ditemukan dengan keadaan selamat pada pukul 14.50 WIB. “Selanjutnya kedua pendaki dibawa ke puskesmas terdekat oleh pihak keluarga untuk dilaksanakan pemeriksaan kesehatan lanjutan,” kata dia di Bandung, Jumat.

Ia menyebut kedua korban yang dilaporkan hilang itu, bernama Deden Yudi (42) dan anaknya, Zaizafan Dhiya (19). Ia menjelaskan kedua pendaki itu diketahui berangkat melakukan aktivitas pendakian sejak Rabu (15/10), sekitar pukul 06.30 WIB dengan rencana perjalanan pergi dan pulang pada hari yang sama.

Namun, hingga Kamis (16/10) malam, keduanya tidak kunjung kembali ke rumah, sehingga pihak keluarga dan pengelola basecamp Lembah Tengkorak melaporkan kejadian tersebut kepada petugas.

Selain melakukan penyisiran via darat, tim SAR juga menggunakan metode observasi visual serta pemantauan udara dengan bantuan drone UAV untuk memperluas area pengamatan di wilayah berbukit dan hutan lebat yang sulit dijangkau.

“Kondisi medan cukup menantang dengan vegetasi rapat dan kontur curam, sehingga kami mengandalkan koordinasi antar-pos dan pemantauan udara untuk mempercepat proses pencarian,” kata dia.

Dicari karena Hilang

Sebelumnya, im SAR gabungan melakukan pencarian terhadap dua pendaki yang hilang kontak di jalur pendakian Lembah Tengkorak, kawasan Bukit Tunggul, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, Kamis (16/10).

Kepala Kantor SAR Bandung Ade Dian Permana mengatakan pihaknya langsung memberangkatkan tim rescue sejak Kamis malam untuk melakukan pencarian terhadap kedua pendaki.

“Kami menerima laporan dan segera mengerahkan personel untuk membantu pencarian di lokasi,” kata Ade di Bandung, Jumat.

Ade menyebut kedua korban yang dilaporkan hilang masing-masing bernama Deden Yudi (42) dan anaknya Zaizafan Dhiya (19).

Keduanya diketahui berangkat melakukan aktivitas pendakian sejak Rabu (15/10) pagi sekitar pukul 06.30 WIB dengan rencana perjalanan pulang-pergi di hari yang sama.

Namun hingga Kamis (16/10) malam, keduanya tidak kunjung kembali ke rumah, sehingga pihak keluarga dan pengelola basecamp Lembah Tengkorak melaporkan kejadian tersebut kepada petugas.

Ia mengatakan pencarian awal telah dilakukan oleh tim basecamp melalui jalur utama, namun belum ditemukan tanda-tanda keberadaan korban.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Nasional
Kemenperin Dorong Gen Z Kem...
Luar Negeri
Harga Energi dan Biaya Hidu...
Megapolitan
Dana Cadangan, Pramono Usul...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.