Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Aksi Prajurit Petarung Marinir Pukau Panglima Australia Saat Kunjungi Markas “Hantu Laut”

📅 Jumat, 17 Okt 2025, 16:02 WIB | Oleh: Tim Penulis
Aksi Prajurit Petarung Marinir Pukau Panglima Australia Saat Kunjungi Markas “Hantu Laut” Doc: Puspen TNI
Ket. Laksamana Johnston menyampaikan kekagumannya atas kemampuan dan semangat juang prajurit Marinir TNI AL. “Kami melihat dedikasi dan profesionalisme luar biasa.

 Dentuman ledakan dan deru tembakan menggema di langit Ksatrian Marinir Cilandak, Jakarta Selatan, Kamis (16/10/2025), ketika prajurit Korps Marinir TNI Angkatan Laut menampilkan kemampuan tempur dalam simulasi penanggulangan teror di hadapan Panglima Tentara Nasional Indonesia (TNI) Jenderal TNI Agus Subiyanto dan Panglima Angkatan Bersenjata Australia (Chief of Defence Force/ADF) Laksamana David Johnston, AC RAN.Dalam unjuk kemampuan yang menegangkan sekaligus memukau tersebut, Detasemen Jala Mangkara (Denjaka)—pasukan elite kebanggaan TNI AL menunjukkan aksi cepat, presisi, dan keberanian luar biasa dalam melumpuhkan kelompok teroris dan membebaskan sandera. Setiap gerakan mencerminkan disiplin tinggi, profesionalisme, serta kesiapsiagaan TNI dalam menghadapi berbagai ancaman, baik di laut maupun di darat.Kunjungan Panglima ADF ke Markas “Hantu Laut” ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan High Level Committee (HLC) AUSINDO ke-13, forum strategis yang mempererat hubungan pertahanan dan memperkuat semangat kemitraan antara Indonesia dan Australia.Usai menyaksikan demonstrasi tersebut, Laksamana Johnston menyampaikan kekagumannya atas kemampuan dan semangat juang prajurit Marinir TNI AL. “Kami melihat dedikasi dan profesionalisme luar biasa. Ini bukan hanya kekuatan militer, tapi juga cerminan komitmen Indonesia menjaga perdamaian dan stabilitas kawasan,” ujarnya.Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto menegaskan bahwa kerja sama pertahanan antara Indonesia dan Australia harus terus ditingkatkan melalui latihan bersama, pertukaran pengetahuan, dan penguatan interoperabilitas. “Kekuatan TNI bukan untuk menakut-nakuti, tetapi untuk menunjukkan kesiapan menjaga kedaulatan dan perdamaian bersama mitra strategis,” tegas Panglima TNI.Selain menyaksikan demonstrasi tempur, kedua Panglima bersama Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana TNI Muhammad Ali juga berkesempatan meninjau fasilitas latihan dan kesiapan operasional Korps Marinir, termasuk kemampuan amfibi dan pasukan khusus yang menjadi simbol kekuatan maritim Indonesia.Kunjungan ini menjadi bukti bahwa di balik suara ledakan dan aksi heroik para prajurit Marinir, tersimpan pesan diplomasi pertahanan yang kuat: bahwa Indonesia dan Australia berdiri berdampingan menjaga stabilitas, keamanan, dan perdamaian di kawasan Indo-Pasifik.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.