Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

KI DKI Jakarta Mantapkan Proses Verifikasi SAQ E-Monev 2025 untuk 23 Kategori Badan Publik

📅 Kamis, 16 Okt 2025, 09:11 WIB | Oleh:
KI DKI Jakarta Mantapkan Proses Verifikasi SAQ E-Monev 2025 untuk 23 Kategori Badan Publik Doc: istimewa

JAKARTA — Komisi Informasi (KI) Provinsi DKI Jakarta menggelar kegiatan Koordinasi Verifikator Self Assessment Questionnaire (SAQ) Elektronik Monitoring dan Evaluasi (E-Monev) Keterbukaan Informasi Publik Tahun 2025, pada Rabu, 15 Oktober 2025, di Gedung Graha Mental Spiritual, Tanah Abang, Jakarta Pusat.

Kegiatan dipimpin oleh Ketua Bidang Penyelesaian Sengketa Informasi KI DKI Jakarta, Agus Wijayanto Nugroho, serta dihadiri oleh tenaga ahli KI DKI Jakarta yang berperan dalam proses penilaian dan validasi data SAQ.

Koordinasi ini menjadi tahapan penting dalam memastikan objektivitas dan akurasi hasil penilaian keterbukaan informasi publik di lingkungan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Tahun ini, verifikasi SAQ mencakup 23 kategori badan publik, mulai dari unsur eksekutif, legislatif, yudikatif, BUMD, lembaga pendidikan, layanan kesehatan, hingga perangkat daerah.

Dalam arahannya, Agus Wijayanto Nugroho menegaskan pentingnya peran verifikator dalam menjaga kualitas dan integritas pelaksanaan E-Monev.

“Verifikasi SAQ bukan sekadar memeriksa data administratif, tetapi memastikan sejauh mana badan publik benar-benar menerapkan prinsip keterbukaan informasi. Proses ini adalah wujud komitmen kita untuk menjaga kredibilitas penilaian dan membangun budaya transparansi di Jakarta,” ujar Agus.

Sementara itu, tenaga ahli KI DKI Jakarta memberikan masukan teknis untuk penyelarasan metode verifikasi agar hasil penilaian lebih terukur dan konsisten. Mereka juga menekankan pentingnya inovasi dalam pelayanan informasi publik dan penguatan sistem digitalisasi data.

Hasil verifikasi ini akan menjadi dasar pemetaan tingkat keterbukaan informasi publik tahun 2025, dengan klasifikasi Informatif, Menuju Informatif, Cukup Informatif, Kurang Informatif, dan Tidak Informatif.

KI DKI Jakarta berharap kegiatan ini dapat memperkuat upaya mewujudkan Jakarta yang informatif, berbudaya, transparan, dan akuntabel.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Daerah
Belajar merangkai kain bati...
Rona
Nekat Bolos Wamil, Mino WIN...
Daerah
DPRD DKI: Digitalisasi Park...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.