Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Indonesia Dorong Kerja Sama Berkelanjutan dengan Kawasan Mekong

📅 Kamis, 16 Okt 2025, 17:11 WIB | Oleh: Tim Penulis
Indonesia Dorong Kerja Sama Berkelanjutan dengan Kawasan Mekong Doc: Antara
Ket. Duta Besar Indonesia untuk Kamboja Santo Darmosumarto berbicara kepada wartawan di sela-sela "The 2nd Indonesia-Mekong Basin Connect Forum: Energy Security Cooperation on the Region" di Jakarta, Kamis (16/10).

Jakarta - Indonesia berkomitmen untuk terus memperkuat kerja sama ekonomi dengan negara-negara kawasan Mekong, yaitu Kamboja, Thailand, Laos, Myanmar, dan Vietnam.

“Kita ingin bisa bersama-sama mengangkat profil negara-negara tersebut untuk kemudian kita bisa bermitra,” kata Duta Besar Indonesia untuk Kamboja Santo Darmosumarto di sela-sela forum Indonesia-Mekong Basin kedua di Jakarta, Kamis (16/10).

Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI menyelenggarakan “The 2nd Indonesia-Mekong Basin Connect Forum: Energy Security Cooperation on the Region” di Jakarta.

Dubes Santo menilai bahwa Kamboja memiliki posisi strategis di kawasan Mekong sehingga Kamboja dapat dilihat sebagai salah satu platform kerja sama dengan Thailand, Myanmar, Laos, dan Vietnam.

Dia juga mengatakan bahwa Indonesia perlu memperluas kerja sama ekonomi tidak hanya dengan mitra seperti China, Jepang, Korea Selatan, dan Singapura, tetapi juga dengan negara-negara di Asia Tenggara seperti Kamboja, Laos, Myanmar, dan Vietnam.

Dubes Santo menilai bahwa Indonesia dapat memperkenalkan teknologi mikro-hidropower kepada negara-negara di kawasan Mekong.

“Mikro-hidropower itu salah satunya yang bisa kita bawa ke sana dengan upaya mempromosikan produk-produk Indonesia, atau bagaimana kita bisa berpartisipasi dalam kerja sama yang skalanya lebih besar,”ujarnya.

Dubes Indonesia untuk Kamboja itu pun berharap agar Indonesia dapat memiliki mekanisme kerja sama regional dengan kawasan Mekong secara keseluruhan seperti halnya yang telah dilakukan oleh China.

Kawasan Mekong Basin (Cekungan Mekong) adalah wilayah yang dialiri oleh Sungai Mekong, yang memiliki panjang sekitar 4.350 kilometer, serta mengalir mulai dari China, melewati Myanmar, Laos, Thailand, Kamboja, dan Vietnam, sebelum bermuara ke Laut China Selatan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...
  • Kemenperin Pacu Industri Halal Tembus Pasar Global Lewat Halal Indo 2026
    Langkah mendorong penyerapan 60 persen vendor lokal di ...
  • Bukan Sekadar Ekspor, Industri Pangan Indonesia Kejar Posisi di Rantai Nilai Global
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai posisi manufaktur Indonesia ...
  • Industri Besar di Kaltim Didorong Wajib Serap 60 Persen Vendor dan UMKM Lokal.
    Langkah Komisi VII DPR RI dalam mendorong regulasi ...

Perubahan APBD Tahun Ini Ditetapkan

52 menit yang lalu | Sujar

Megapolitan
Perubahan APBD Tahun Ini Di...
Megapolitan
Siap-siap Hadapi Bencana Hi...
Daerah
Jeda Internasional Dimanfaa...

Formula 1 Pangkas Jarak Balapan Mulai 2027

1 jam lalu | Benny Mudesta Putra

Olahraga
Formula 1 Pangkas Jarak Bal...

Antikorupsi Diedukasikan kepada para Aparatur Desa Bogor

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Antikorupsi Diedukasikan ke...
Advertisement
Puncak Peringatan HUT Ke-81 TNI di Monas Dibatalkan

Puncak Peringatan HUT Ke-81 TNI di Monas Dibatalkan

22 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.