Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

AFC Hancurkan Sepak Bola Asia. Hilang Kredibilitasnya Tak Malu-malu Terang-terangan Menguntungkan Arab

📅 Rabu, 15 Okt 2025, 15:12 WIB | Oleh:
AFC Hancurkan Sepak Bola Asia. Hilang Kredibilitasnya Tak Malu-malu Terang-terangan Menguntungkan Arab Doc: ist
Ket. Timnas dihancurkan AFC

JAKARTA – Sepak bola Asia dihancurkan oleh penghuni AFC. Keputusan paling memalukan adalah terjadi di putaran keempat kualifikasi Piala Dunia yang sangat merugikan Indonesia. Isi AFC adalah orang-orang tidak punya integritas, tidak tahu malu terang-terangan menguntungkan Arab yang pemainnya bukan pemain sepak bola tapi pemain drama. Sampai kapan pun AFC selalu akan menguntungkan tim-tim dari jasirah Arab. Tim-tim di luar kawasan Arab selalu akan dikerji.

Pengamat sepak bola Kesit Handoyo menilai perubahan format dan jadwal pertandingan pada putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia tidak konsisten dan cenderung menguntungkan negara tuan rumah seperti Arab Saudi dan Qatar.

Dia menjelaskan, langkah Irak yang memprotes pelaksanaan babak tersebut kepada Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) merupakan tindakan yang wajar, karena sejak awal sejumlah negara, termasuk Irak dan Indonesia, telah menyampaikan kekhawatiran terhadap potensi ketidakadilan dalam penentuan tempat pertandingan dan jadwal kompetisi.

"Format awalnya seharusnya di tempat netral, tetapi AFC tiba-tiba mengubah aturan," kata Kesit kepada wartawan di Jakarta, Rabu. Lebih lanjut dia menjelaskan, perubahan format yang dilakukan AFC membuktikan kurangnya konsistensi dalam penyelenggaraan turnamen.

Sebab, dalam aturan awal, tim yang sudah saling bertemu pada putaran ketiga, seharusnya tidak kembali berhadapan di babak berikutnya. Namun, Indonesia kembali satu grup dengan Arab Saudi di putaran keempat. Selain format, dia juga menyoroti ketimpangan waktu istirahat antartim.

Irak yang baru menyelesaikan laga melawan Indonesia, hanya memiliki waktu istirahat dua hari sebelum menghadapi Arab Saudi. Sebaliknya, tim tuan rumah memiliki waktu istirahat hingga enam hari sebelum pertandingan kontra Irak.

"Ini jelas tidak adil, karena Irak kelelahan akibat jadwal yang mepet, sementara Saudi punya waktu istirahat jauh lebih panjang. Jadi unsur kesengajaan dari AFC sangat terasa," ujar dia. Sebelumnya, Indonesia juga sempat menyampaikan keberatan terhadap penunjukan wasit dalam pertandingan menghadapi Arab Saudi.

Meski laga akhirnya dipimpin wasit asal Kuwait yang dinilai cukup netral, tim Garuda tetap menghadapi tantangan berat akibat jadwal padat dan atmosfer stadion yang sepenuhnya mendukung tuan rumah. Kesit menegaskan, AFC perlu melakukan evaluasi mendalam agar integritas turnamen tetap terjaga dan semangat fair play tidak tercoreng.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Luar Negeri
Harga Energi dan Biaya Hidu...
Megapolitan
Dana Cadangan, Pramono Usul...
Luar Negeri
PBB akan Alokasikan Dana un...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.