Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Yogyakarta Komik Weeks 2025 Jadi Ajang Regenerasi Seniman Komik di DIY

📅 Selasa, 14 Okt 2025, 04:37 WIB | Oleh:
Yogyakarta Komik Weeks 2025 Jadi Ajang Regenerasi Seniman Komik di DIY Doc: ANTARA/Rahid Putra Laksana
Ket. Pengunjung membaca komik dalam pameran Jogja Comic Weeks 2025 di Museum Sonobudoyo, Gondomanan, Kota Yogyakarta, D.I. Yogyakarta, Senin (13/10).

YOGYAKARTA - Pameran Yogyakarta Komik Weeks (YKW) 2025 yang digelar di Gedung Saraswati, Museum Sonobudoyo, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta pada 10-19 Oktober 2025 menjadi ajang regenerasi seniman komik di provinsi ini.

Kepala Dinas Kebudayaan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Dian Lakshmi Pratiwi dalam keterangannya di Yogyakarta, Senin, menyebut seluruh rangkaian YKW 2025 bukan sekadar kompetisi pembuatan karya komik, melainkan upaya membangun manajemen talenta dan regenerasi seniman muda.

"Kita sebenarnya ingin mengembangkan tujuan akhir kita, punya manajemen talenta dan punya regenerasi serta mencoba menyiapkan SDM-SDM seniman komik," ujarnya.

Yogyakarta Komik Weeks, lanjut Dian, tidak sekadar menilai kemampuan menggambar peserta. Lebih dari itu, lomba komik Kukuruyug berperan penting dalam menjaring anak-anak potensial yang dapat dibina menjadi komikus profesional.

"Kami sudah punya data regenerasi anak-anak potensial yang bisa menjadi komikus-komikus yang unggul bahkan mungkin menjadi maestro ke depannya," ujar Dian.

Ia juga mengapresiasi peran berbagai komunitas seni yang terlibat aktif dalam penyelenggaraan kegiatan tersebut.

"Komunitas-komunitas seni budaya Yogyakarta itu organik. Ekosistem seninya luar biasa, komitmen, idealisme, dan kreativitasnya juga lebih kuat," kata dia.

Tahun ini, YKW mengusung tema "Efisiensi Literasi" yang menyoroti peran komik sebagai medium penyampaian pesan secara ringkas, efektif, dan bermakna melalui kekuatan visual.

Kurator pameran Terra Bajraghosa menambahkan bahwa efisiensi dalam konteks tema tahun ini bukan berarti penyederhanaan makna, melainkan ketepatan dalam menyampaikan pesan melalui perpaduan teks dan gambar.

"Efisiensi bukan berarti menyederhanakan makna, melainkan bagaimana kita bisa menyampaikan pesan dengan lebih efektif," ujarnya.

Menurut Terra, kombinasi teks dan visual menjembatani batas antara bahasa dan persepsi, memungkinkan pembaca memahami gagasan kompleks dengan cepat.

Struktur naratif visual dalam komik menghadirkan keseimbangan antara bentuk estetika dan kekuatan komunikasi.

Selain pameran utama, YKW 2025 juga menampilkan 30 karya terbaik dari Lomba Komik Kukuruyug #11, ajang tahunan bagi pelajar SMA/SMK se-DIY.

Pameran turut menghadirkan karya undangan dari mancanegara, seperti Wang Pixin (Singapura), serta Megan Kelso, Nate McDonough, Anders Nilsen, dan Rahel Suesskind (Amerika Serikat).

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Megapolitan
Urus SIM Tak Repot Lagi, Ad...
Daerah
Pemulihan sawah pascabencan...
Daerah
Pembukaan Festival Budaya K...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.