Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

PT KAI: Penumpang Kereta Januari-September Naik Tujuh Persen

📅 Selasa, 14 Okt 2025, 14:15 WIB | Oleh:
PT KAI: Penumpang Kereta Januari-September Naik Tujuh Persen Doc: KAI

JAKARTA - PT Kereta Api Indonesia (KAI) melaporkan jumlah penumpang kereta komersial naik tujuh persen. Kenaikan terjadi pada periode Januari hingga September 2025, dibandingkan periode yang sama tahun 2024.

Jumlah penumpang kereta komersial mencapai 28.294.039 orang hingga September 2025, menurut data perusahaan. Angka itu meningkat dari 26.404.006 penumpang pada periode Januari hingga September 2024 sebelumnya.

Vice President Public Relations KAI, Anne Purba, menyatakan peningkatan penumpang mencerminkan stabilitas ekonomi nasional yang tetap terjaga. Ia menambahkan tren tersebut menunjukkan kepercayaan masyarakat terhadap moda transportasi kereta api meningkat.

“Peningkatan jumlah penumpang menunjukkan bahwa kereta api semakin dipercaya sebagai moda transportasi yang efisien, terjangkau, dan berdaya saing. Hal ini juga sejalan dengan arah pembangunan nasional dalam Asta Cita, khususnya dalam mewujudkan infrastruktur merata dan pertumbuhan ekonomi yang berkeadilan,” ujar Anne, Senin (13/10).

Anne menjelaskan inflasi nasional pada September 2025 tercatat 2,65 persen berdasarkan data Badan Pusat Statistik. Ia menilai inflasi terkendali menciptakan iklim ekonomi sehat serta meningkatkan mobilitas dan aktivitas perjalanan masyarakat.

“Angka inflasi yang terkendali menciptakan lingkungan ekonomi yang sehat dan meningkatkan kepercayaan diri masyarakat untuk bepergian, berwisata, dan beraktivitas lintas daerah. Dalam konteks inilah, kereta api menjadi penggerak utama mobilitas rakyat sekaligus katalis produktivitas wilayah,” kata Anne.

Data KAI menunjukkan terdapat sepuluh kereta dengan tingkat keterisian tertinggi yang melampaui seratus persen. Kondisi tersebut mencerminkan tingginya dinamika penumpang yang naik turun di berbagai stasiun.

KA Joglosemarkerto menempati posisi tertinggi dengan okupansi 235 persen dan 227 persen sepanjang periode. Jalur ini menghubungkan kota-kota utama di Jawa Tengah dan Yogyakarta, termasuk Semarang, Solo, Purwokerto, serta Tegal.

“Dari petani di Banyumas hingga pengrajin batik di Pekalongan, semua merasakan manfaat dari konektivitas yang KAI hadirkan. Kereta api bukan sekadar sarana transportasi, melainkan jembatan pemerataan ekonomi nasional,” kata Anne.

KAI menyebut pertumbuhan penumpang berkontribusi pada implementasi Asta Cita poin empat dan lima. Poin tersebut menekankan pembangunan ekonomi berkeadilan serta peningkatan produktivitas nasional secara berkesinambungan.

Seorang penumpang bernama Anya yang rutin ke Yogyakarta mengungkapkan tanggapannya mengenai pelayanan kereta. Ia menilai fasilitas yang tersedia di dalam kereta membuat perjalanan jarak jauh terasa lebih nyaman.

"Saya merasakan pelayanan terbaik dalam setiap kereta jarak jauhnya. Dulu, kita masih mengenal tempat duduk yang tegak lurus, tapi sekarang sudah mulai berkurang. Face recognition sudah mulai semakin dikenal masyarakat," kata dia. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Apakah Ada yang Tahu Apa Itu Jelekongism

2 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Apakah Ada yang Tahu Apa It...

Pelatih PSS: Banyak Sekali yang Harus Dibenahi

3 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Pelatih PSS: Banyak Sekali ...
Olahraga
Marc Marquez Juara Sprint M...
Olahraga
Sinner Mundur dari Shanghai...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.