Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Gubernur Cantik Ini Gratiskan Pendidikan di Malut, Alasannya Begitu Mulia

📅 Selasa, 14 Okt 2025, 13:20 WIB | Oleh:
Gubernur Cantik Ini Gratiskan Pendidikan di Malut, Alasannya Begitu Mulia Doc: antara foto
Ket. Gubernur Maluku Utara (Malut) Sherly Tjoanda

TERNATE - Gubernur Maluku Utara (Malut) Sherly Tjoanda menyatakan akan terus mewwujudkan langkah mulianya dengan memberikan pendidikan gratis untuk semua siswa SMA/SMK/SLB di provinsi tersebut sebagai wujud meningkatkan pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) melalui program tidak ada anak Maluku Utara putus sekolah.

“Saya sudah komitmen, tidak boleh ada anak Maluku Utara yang putus sekolah hanya karena tidak mampu membayar iuran komite. Pendidikan adalah hak semua anak," kata Gubernur berparas cantik ini di Ternate, Selasa (14/10).

Dalam bidang pendidikan, Sherly menyoroti kebijakan populis yang telah direalisasikan sejak awal masa jabatannya, yakni menggatiskan uang komite sekolah bagi seluruh siswa SMA, SMK, dan SLB sederajat, baik negeri maupun swasta.

"Untuk sekolah negeri, kebijakan ini mulai berlaku sejak April. Sedangkan sekolah swasta menyusul pada Juli. Dengan demikian seluruh siswa SMA, SMK, dan SLB di Maluku Utara kini tidak lagi membayar uang komite, karena sudah ditanggung pemerintah melalui Program Bantuan Operasional Sekolah Daerah (BOSDA)," ujar Sherly.

Seperti diketahui, Pemprov Malut mengalokasikan Rp38 miliar pada tahun 2025 untuk mendukung kebijakan tersebut dan sebagian sudah terealisasi.

Di samping itu untuk tahun depan, kata dia, alokasi akan ditingkatkan menjadi Rp50 miliar, agar program tetap berlanjut, meski daerah menghadapi penurunan Dana Transfer ke Daerah (TKD) dari pemerintah pusat.

Sedangkan di sektor kesehatan, Gubernur Sherly mengumumkan bahwa Maluku Utara telah berhasil mencapai Universal Health Coverage (UHC) atau cakupan kesehatan semesta,dimana 100 persen warga Maluku Utara telah terdaftar sebagai peserta BPJS Kesehatan.

Meski begitu, kata dia, tingkat keaktifan peserta baru mencapai sekitar 82 persen dan pemerintah terus mendorong agar seluruh warga memanfaatkan fasilitas tersebut.

"Siapa pun warga Maluku Utara yang memiliki KTP daerah ini bisa langsung mengaktifkan BPJS di rumah sakit penyedia layanan dalam waktu 24 jam, tanpa menunggu dua minggu seperti sebelumnya," kata Sherly.

Sherly juga menyampaikan apresiasi kepada Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, dan BPJS Kesehatan di 10 kabupaten/kota yang telah bekerja keras memastikan tercapainya target UHC. Pemerintah, lanjutnya, akan terus memperkuat layanan kesehatan, terutama di wilayah-wilayah yang masih tertinggal.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...

Pasar pangan murah menjangkau warga Jakarta

59 menit yang lalu | Fajar Alim M

Megapolitan
Pasar pangan murah menjangk...
Megapolitan
Trisakti Bantu Warga Duri K...

Hari Santri Nasional

1 jam lalu | Ones

Nasional
Hari Santri Nasional

Akses permodalan UMKM melalui KUR

1 jam lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Akses permodalan UMKM melal...
Nasional
KPK Berharap Nusron Wahid K...
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.