Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Trump dan Presiden Mesir Al Sisi Pimpin KTT Perdamaian Gaza

📅 Senin, 13 Okt 2025, 01:05 WIB | Oleh:
Trump dan Presiden Mesir Al Sisi Pimpin KTT Perdamaian Gaza Doc: istimewa
Ket. Trump dan Presiden Mesir Al Sisi - KTT tersebut bertujuan untuk mengakhiri perang di Jalur Gaza, meningkatkan upaya untuk membawa perdamaian dan stabilitas ke Timur Tengah.

ISTAMBUL - Presiden Mesir, Abdel Fattah al-Sisi, bersama Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump akan memimpin bersama Konprensi Tingkat Tinggi (KTT) perdamaian internasional di kota Sharm el-Sheikh, Laut Merah, Mesir pada Senin ini (13/10).

KTT tersebut bertujuan untuk mengakhiri perang di Jalur Gaza, meningkatkan upaya untuk membawa perdamaian dan stabilitas ke Timur Tengah, dan mengawali fase baru keamanan dan stabilitas regional.

Dalam pernyataan kepresidenan disebutkan bahwa KTT tersebut akan mempertemukan para pemimpin lebih dari 20 negara. KTT juga dilaksanakan sejalan dengan visi Presiden AS, Donald Trump untuk mencapai perdamaian di kawasan dan upayanya yang gigih untuk mengakhiri konflik di seluruh dunia.

Trump pada Rabu lalu mengumumkan bahwa Israel dan Hamas telah menyetujui fase pertama dari rencana 20 poin yang ia susun pada 29 September untuk mencapai gencatan senjata di Gaza.

Tahap pertama mencakup pembebasan semua tawanan Israel yang ditahan di Gaza dengan imbalan sekitar 2.000 tahanan Palestina, dan penarikan pasukan Israel secara bertahap dari seluruh Jalur Gaza yang mulai berlaku pada Jumat pukul 12.00 siang waktu setempat (09.00 GMT).

Sementara, tahap kedua dari rencana tersebut akan mengatur pembentukan mekanisme pemerintahan baru di Gaza tanpa partisipasi Hamas, pembentukan pasukan keamanan yang terdiri dari warga Palestina dan pasukan dari negara-negara Arab dan Islam, serta perlucutan senjata Hamas.

Sejak Oktober 2023, serangan Israel telah menewaskan lebih dari 67.600 warga Palestina di wilayah kantong tersebut, sebagian besar perempuan dan anak-anak, dan membuat wilayah tersebut tidak layak huni.

Gencatan Senjata

Israel dan Hamas pada Kamis (9/10) diberitakan telah menyepakati kesepakatan gencatan senjata di Gaza untuk membebaskan para sandera yang masih hidup, sebuah langkah besar untuk mengakhiri perang yang telah menewaskan puluhan ribu orang dan menimbulkan bencana kemanusiaan.

Kesepakatan itu merupakan kelanjutan dari rencana perdamaian 20 poin untuk Gaza yang diumumkan bulan lalu oleh Presiden AS Donald Trump, akan ditandatangani pada hari Kamis di Mesir, dan menyerukan Israel untuk membebaskan ratusan tahanan Palestina.

Berdasarkan kesepakatan itu, akan ada lonjakan bantuan ke Gaza setelah lebih dari dua tahun perang yang dimulai oleh serangan Hamas yang belum pernah terjadi sebelumnya pada Oktober 2023 terhadap Israel.

Tentara Israel mengatakan sedang bersiap untuk menarik kembali pasukan di Gaza sebagai bagian dari kesepakatan tersebut.

Lebih lanjut, rencana Trump juga menyerukan pelucutan senjata Hamas dan agar Gaza diperintah oleh otoritas transisi yang dipimpin oleh presiden AS sendiri, meskipun poin ini belum dibahas.

Sebuah sumber di Hamas mengatakan kepada AFP bahwa kelompok tersebut akan menukar 20 sandera hidup sekaligus dengan hampir 2.000 tahanan Palestina sebagai bagian dari fase pertama kesepakatan, dengan pertukaran akan dilakukan dalam waktu 72 jam setelah implementasinya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Olahraga
Mulai 2027, Aturan Pelacaka...

Anoman Obong Kalau Jadi Tema Game Bakal Seru

31 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Anoman Obong Kalau Jadi Tem...
Olahraga
PSS Sleman Gagal Melanjutka...
Advertisement
Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.