Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Timur Tengah Pesan 600 Kendaraan Pengangkut Mobil Terbang Xpeng

📅 Senin, 13 Okt 2025, 18:55 WIB | Oleh:
Timur Tengah Pesan 600 Kendaraan Pengangkut Mobil Terbang Xpeng Doc: ANTARA/HO-aridge.com
Ket. Kendaraan pengangkut mobil terbang bernama ARIDGE.

JAKARTA - Xpeng Aeroht dikabarkan telah mengamankan pesanan sebanyak 600 unit "Land Aircraft Carrier" atau kendaraan pengangkut mobil terbang di Timur Tengah.

Dilaporkan Carnewschina pada Senin (13/10) waktu setempat, pengangkut mobil terbang yang diberi nama “ARIDGE” tersebut secara total menerima pesanan mencapai 7.000 unit di seluruh dunia.

Dalam sebuah acara perusahaan yang diselenggarakan di Dubai pada 12 Oktober, Xpeng Aeroht turut menampilkan demonstrasi penerbangan berawak publik pertama ARIDGE di luar negeri.

Xpeng Aeroht juga menandatangani perjanjian pembelian dengan Ali & Sons Group dari UEA, Almana Group dari Qatar, AlSayer Group dari Kuwait, dan Dewan Bisnis Tiongkok UEA.

Xpeng Aeroht juga mengumumkan bahwa fasilitas manufaktur mobil terbangnya di Guangzhou telah rampung sepenuhnya pada akhir September.

Fasilitas ini akan mendukung rencana perusahaan untuk memulai produksi massal dan pengiriman "Land Aircraft Carrier" pada tahun 2026, menjadikannya mobil terbang pertama yang diproduksi massal di Tiongkok dan di seluruh dunia.

Tidak hanya itu, Xpeng juga memperkenalkan mobil terbang hybrid jarak jauh bernama A868 yang sedang dikembangkan.

Kendaraan ini dirancang dengan jangkauan lebih dari 500 km dan kecepatan terbang maksimum lebih dari 360 km/jam.

Adapun A868 diperkirakan akan tampil perdana di Guangzhou November ini.

"Land Aircraft Carrier" ini dibanderol di bawah 2 juta yuan (280.000 USD) atau sekitar 4,6 miliar rupiah dan memiliki desain 3-poros dan 6-roda.

Dengan dimensi 5500/2000/2000 mm (panjang/lebar/tinggi), kendaraan empat penumpang ini dapat dikendarai dengan SIM C standar.

Kendaraan ini menggunakan platform daya silikon karbida 800V dengan jangkauan jelajah CLTC lebih dari 1.000 kilometer dan kemampuan penggerak semua roda 6x6.

Modul terbang ini disimpan di bagasi kendaraan dan dapat diisi dayanya saat terpasang di dok.

Pengisian daya dari 30 hingga 80 persen diklaim hanya membutuhkan waktu 18 menit, dan kendaraan yang terisi penuh dan terisi bahan bakar dapat mendukung 5-6 penerbangan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Nasional
Uji Coba Pendaratan Pesawat...
Megapolitan
Daftar Lokasi Samsat Kelili...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.