Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

DPR Dorong Pengembangan Pariwisata yang Libatkan Masyarakat Lokal

📅 Senin, 13 Okt 2025, 01:30 WIB | Oleh: Tim Penulis
DPR Dorong Pengembangan Pariwisata yang Libatkan Masyarakat Lokal Doc: Antara
Ket. Ketua Kelompok Fraksi (Kapoksi) Komisi VII DPR RI Kaisar Abu Hanifah saat membuka acara Bimbingan Teknis Pengembangan Event Nasional Berbasis Wisata Alam dan Petualangan, di Sleman, DIY, Minggu (12/10).

Yogyakarta - Ketua Kelompok Fraksi (Kapoksi) Komisi VII DPR RI Kaisar Abu Hanifah menyebut pengembangan pariwisata berbasis masyarakat perlu diperkuat untuk menggerakkan ekonomi daerah.

"Saya ingin ke depan, banyak orang yang terlibat menjadi penggerak sektor pariwisata. Kita harus membentuk kelompok-kelompok masyarakat yang aktif menggerakkan potensi wisata di daerah masing-masing," ujar Kaisar saat membuka acara Bimbingan Teknis Pengembangan Event Nasional Berbasis Wisata Alam dan Petualangan, di Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Minggu (12/10).

Dia menyebut sektor pariwisata yang mencatat perputaran uang hingga Rp300 triliun pada 2024 memiliki potensi besar untuk terus dikembangkan melalui keterlibatan langsung warga di daerah.

Menurutnya, pelibatan masyarakat sangat penting agar manfaat ekonomi dari sektor pariwisata dapat dirasakan secara merata.

"Sektor pariwisata adalah sektor strategis, di mana perputaran uang di dalamnya sangat banyak. Banyak cara untuk menghasilkan uang dari sini," ujar dia.

Komisi VII, dipastikan Kaisar, berkomitmen mendukung pengembangan pariwisata, baik dari sisi kebijakan, anggaran, maupun pengawasan di DPR RI, demi memperkuat pertumbuhan ekonomi nasional yang ditargetkan mencapai 8 persen.

Sementara itu, Asisten Deputi Event Nasional Kementerian Pariwisata Ni Komang Ayu Astiti menilai pemberdayaan masyarakat menjadi kunci dalam pengembangan event wisata berbasis alam dan petualangan.

Menurutnya, daerah seperti Sleman memiliki potensi besar untuk menghadirkan atraksi wisata yang mampu menarik minat wisatawan sekaligus memberikan dampak ekonomi bagi warga sekitar.

"Kita punya warisan budaya seperti candi-candi peninggalan nenek moyang yang sudah punya brand kuat. Sekarang tinggal bagaimana kita menyiapkan aktivitas pendukung agar wisatawan betah lebih lama," kata Ni Komang.

Ia mencontohkan kegiatan seperti "trail run" mengelilingi kawasan candi sebagai atraksi kekinian yang dapat dikembangkan lebih luas.

Dengan begitu, wisatawan akan memiliki lebih banyak alasan untuk menetap lebih lama dan meningkatkan aktivitas ekonomi lokal, termasuk kuliner dan kerajinan.

"Bali dan Yogya adalah dua destinasi utama yang kita harapkan bisa menyerap kunjungan wisatawan dalam jumlah besar," ujar dia.

Kepala Bidang Pemasaran Dinas Pariwisata Kabupaten Sleman Kus Hendarto menyambut baik sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam memperkuat sektor pariwisata.

Ia menilai potensi alam dan budaya di Sleman dapat menjadi sumber kesejahteraan masyarakat jika dikelola secara berkelanjutan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Luar Negeri
Pentagon Tutup Mulut soal E...
Megapolitan
Urus SIM Tak Repot Lagi, Ad...
Daerah
Pemulihan sawah pascabencan...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.