Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Teknologi ERP Baru Berbasis AI Lebih Hemat Waktu dan Tingkatkan Efisiensi Perusahaan

24 Minggu, 12 Okt 2025, 17:34 WIB | Oleh:
Teknologi ERP Baru Berbasis AI Lebih Hemat Waktu dan Tingkatkan Efisiensi Perusahaan Teknologi ERP Baru Berbasis AI Lebih Hemat Waktu dan Tingkatkan Efisiensi Perusahaan Doc: Rumini Street
Ket. Ilustrasi enterprise resource planning (ERP) berbasis kecerdasan buatan dari Rimini Street. Berbasis kecerdasan buatan (AI), inovasi ini diharapkan dapat mengubah cara perusahaan menjalankan proses bisnis mereka.

JAKARTA– Di tengah revolusi digital yang sedang berlangsung di Indonesia, Rimini Street, perusahaan teknologi global siap memberikan terobosan baru berupa teknologi enterprise resource planning (ERP) berbasis kecerdasan buatan (AI). Inovasi ini diharapkan dapat mengubah cara perusahaan menjalankan proses bisnis mereka.

Dalam pertemuan dengan para jurnalis di Jakarta, Seth Ravin, CEO Rimini Street, mengungkapkan bahwa teknologi ERP berbasis AI dapat membantu perusahaan menghemat waktu, mengurangi biaya operasional, dan meningkatkan efisiensi secara signifikan.

Seth menjelaskan bahwa dalam dunia bisnis yang semakin kompetitif, kecepatan dan efisiensi adalah dua faktor kunci yang menentukan keberhasilan sebuah perusahaan. Oleh karena itu, penerapan teknologi ERP berbasis AI menjadi sangat penting.

“Dengan ERP berbasis AI, kami bisa mengotomatisasi banyak proses yang sebelumnya memerlukan banyak waktu dan tenaga manusia. Proses-proses seperti manajemen inventaris, perencanaan sumber daya, hingga pengambilan keputusan kini bisa dilakukan secara otomatis oleh sistem yang cerdas,” kata Seth melalui keterangannya pada hari Minggu (12/10).

Seth memberikan contoh konkret bagaimana teknologi ini dapat mengubah cara perusahaan bekerja. Misalnya, dalam tugas manajemen inventaris yang biasanya memakan waktu hingga 20 menit dengan melibatkan berbagai sistem, AI dalam ERP bisa menyelesaikannya hanya dalam beberapa klik.

“Bayangkan jika pekerjaan yang selama ini memakan waktu berjam-jam bisa diselesaikan dalam hitungan menit. Itu berarti efisiensi yang sangat tinggi dan penghematan waktu yang besar,” jelasnya.

Lebih lanjut, Seth menambahkan bahwa dengan teknologi ERP berbasis AI, perusahaan dapat mengurangi ketergantungan pada tenaga kerja manusia dalam menjalankan beberapa fungsi administratif dan operasional.

“AI memungkinkan perusahaan untuk menggantikan pekerjaan manual yang memakan waktu, mengurangi kesalahan manusia, dan meningkatkan akurasi dalam setiap Keputusan yang diambil. Semua ini berkontribusi pada penghematan biaya operasional,” tambahnya.

Penerapan teknologi AI dalam ERP juga memberikan fleksibilitas yang lebih besar bagi perusahaan. Seth menyoroti bahwa kemampuan sistem untuk beradaptasi dengan perubahan yang cepat, baik itu dalam hal kebijakan global, permintaan pasar, atau peraturan baru, adalah salah satu keuntungan utama dari teknologi ini.

“Perusahaan harus bisa beradaptasi dengan cepat terhadap perubahan. Dengan ERP berbasis AI, mereka dapat dengan mudah mengubah dan menyesuaikan proses bisnis mereka tanpa perlu melakukan pembaruan yang rumit,” tutur Seth.

Namun, di balik keuntungan besar yang ditawarkan, Seth juga mengingatkan tentang tantangan yang mungkin dihadapi perusahaan dalam mengadopsi teknologi baru ini. Salah satu tantangan utama adalah kebutuhan untuk melatih tenaga kerja agar mereka dapat beradaptasi dengan sistem baru yang berbasis AI.

“AI memang bisa menggantikan beberapa pekerjaan manusia, tetapi kita juga harus mempersiapkan tenaga kerja untuk pekerjaan baru yang muncul sebagai hasil dari adopsi teknologi ini,” katanya.

Dalam hal ini, Seth mengapresiasi upaya pemerintah Indonesia yang telah memulai program pelatihan dan pendidikan untuk mempersiapkan tenaga kerja yang terampil di era digital.

“Pemerintah Indonesia telah mulai menyadari pentingnya pendidikan digital, dan ini adalah langkah positif untuk memastikan bahwa tenaga kerja di Indonesia siap menghadapi perubahan yang dibawa oleh teknologi,” tambah Seth.

Rimini Street, dengan solusi ERP berbasis AI yang inovatif, berkomitmen untuk membantu perusahaan-perusahaan di Indonesia untuk mempercepat adopsi teknologi ini dan mengoptimalkan proses bisnis mereka.

“Kami ingin membantu perusahaan Indonesia untuk bergerak ke depan, menghemat waktu, mengurangi biaya, dan beroperasi dengan lebih efisien. Dengan teknologi yang tepat, kami yakin perusahaan Indonesia bisa bersaing lebih baik di pasar global,” tutupnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Citilink Flight Sale 231026 Homepage Mobile Atas
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Membanggakan! Dua Perempuan Indonesia Jadi Juara Dunia Kewirausahaan Sosial, Apa Rahasia Mereka?

Membanggakan! Dua Perempuan Indonesia Jadi Juara Dunia Kewirausahaan Sosial, Apa Rahasia Mereka?

24 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.