Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Lombok Utara Ekspor Cengkih ke Uni Emirat Arab, Pasar Timur Tengah Terbuka

📅 Minggu, 12 Okt 2025, 12:41 WIB | Oleh: Tim Penulis
Lombok Utara Ekspor Cengkih ke Uni Emirat Arab, Pasar Timur Tengah Terbuka Doc: Antara Foto
Ket. Kepala Dinas Perdagangan Provinsi NTB, Jamaluddin Malady melepas ekspor cengkih dari Kabupaten Lombok Utara.

Komoditas cengkih dari Kabupaten Lombok Utara Provinsi Nusa Tenggara Barat berhasil menembus pasar ekspor Dubai, Uni Emirat Arab.

Kepala Dinas Perdagangan Provinsi NTB, Jamaluddin Malady mengatakan keberhasilan ekspor ini merupakan simbol kebangkitan komoditas unggulan daerah.

"Ketika komoditas lokal seperti cengkih telah mampu menembus pasar global, maka dorongan inovasi dan semangat untuk mengembangkan komoditas lainnya harus terus bergema," ujar Jamaluddin mewakili Gubernur NTB dalam kegiatan pelepasan ekspor perdana komoditas cengkih ke Dubai, Uni Emirat Arab berlangsung di Terminal Teluk Nara, Kabupaten Lombok Utara melalui pernyataannya diterima di Mataram, Minggu.

Ia menegaskan momentum ini harus dimaknai sebagai bagian dari upaya mendorong hilirisasi dan peningkatan nilai tambah produk lokal.

Pemprov NTB bersama Pemkab Lombok Utara, kata Jamaluddin, berkomitmen untuk terus bersinergi dalam memperkuat jaringan pasar, memperluas akses pembiayaan, serta memfasilitasi kelancaran kegiatan ekspor agar dapat menjadi aktivitas ekonomi berkelanjutan.

"Alhamdulillah di acara bisnis matching yang dilaksanakan di Gili Trawangan terjadi transaksi buyer dari India dan Inggris cengkih 32 ton dan mete 100 ton. Kalau diuangkan Rp11,2 miliar," kata Jamaluddin.

Menurut dia, keberhasilan ekspor perdana ini tidak hanya menandai keberhasilan para eksportir muda daerah, tetapi juga menjadi bukti nyata bahwa daerah-daerah di NTB memiliki potensi besar untuk berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi daerah dan nasional.

"Pelepasan ekspor merupakan awal dari perjalanan panjang untuk memperluas jangkauan pasar produk unggulan NTB seperti kopi, VCO, kakao, rempah-rempah, hasil laut, mutiara, ikan, udang, lobster dan komoditas lainnya menuju pasar internasional," katanya.

Kegiatan ini menjadi tonggak penting dalam sejarah perdagangan luar negeri NTB, khususnya bagi Kabupaten Lombok Utara (KLU) yang kini mampu menembus pasar mancanegara melalui ekspor perdana komoditas cengkih oleh PT Vertta Nusadaya Agre, sebuah perusahaan eksportir yang didirikan oleh putra-putri asli Lombok Utara dan berdomisili di daerah tersebut.

Kegiatan ini turut dihadiri Wakil Bupati Lombok Utara beserta jajaran, Kepala Bank Indonesia Perwakilan NTB, Ketua Dekranasda Lombok Utara, para pelaku usaha dan eksportir serta berbagai unsur masyarakat yang memberikan dukungan terhadap penguatan ekonomi daerah berbasis potensi lokal.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Nasional
Unjuk rasa mahasiswa dan ma...
Daerah
Peluncuran bus listrik proy...

Pembukaan Festival Budaya Kerinci 2026

28 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pembukaan Festival Budaya K...
Megapolitan
Aksi desak evaluasi perdaga...

Peremajaan lahan perkebunan kelapa

37 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Peremajaan lahan perkebunan...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.