Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

ISF 2025 Jadi Tolak Ukur Kepercayaan Internasional pada Pemerintah RI

📅 Minggu, 12 Okt 2025, 17:41 WIB | Oleh: Tim Penulis
ISF 2025 Jadi Tolak Ukur Kepercayaan Internasional pada Pemerintah RI Doc: Antara
Ket. Penutupan Indonesia International Sustainability Forum (ISF) 2025, di Jakarta, Sabtu (11/10).

Jakarta - Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (IPK) menyampaikan capaian investasi dan kerja sama yang berlangsung di Indonesia International Sustainability Forum (ISF) 2025 merupakan cerminan kepercayaan internasional terhadap arah kebijakan keberlanjutan Indonesia.

“Capaian investasi dan kerja sama yang dihasilkan memperlihatkan kepercayaan internasional terhadap arah kebijakan keberlanjutan Indonesia, serta memperkuat pondasi ekonomi hijau yang tangguh dan inklusif,” ujar Deputi Bidang Koordinasi Infrastruktur Dasar Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Rachmat Kaimuddin dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Minggu (12/10).

Pernyataan tersebut terkait dengan keberhasilan ISF 2025 menghasilkan tiga belas nota kesepahaman dan tiga Letter of Intent, serta komitmen investasi senilai Rp278,33 triliun atau 17,4 miliar dolar Amerika Serikat (AS).

Rachmat Kaimuddin yang juga merupakan Ketua Pelaksana ISF 2025 menegaskan, ISF 2025 menunjukkan komitmen Indonesia untuk berada di garda depan pembangunan berkelanjutan global.

Menurutnya, forum ini bukan sekadar wadah berbagi gagasan, tetapi ajang untuk memastikan kolaborasi lintas pemangku kepentingan benar-benar menghasilkan langkah nyata.

Ia menambahkan, antusiasme lebih dari 12.500 peserta dari 61 negara juga mencerminkan besarnya perhatian dunia terhadap upaya Indonesia dalam memimpin transisi menuju pembangunan berkelanjutan.

Dalam forum ini, juga disampaikan proyek-proyek hijau yang akan segera diluncurkan seperti Waste to Energy di 33 kota di seluruh Indonesia.

Saat ini, proyek-proyek tersebut berhasil menarik minat 192 perusahaan global. Hal ini menunjukkan semangat kolaboratif yang telah dibangun sejak hari pertama ISF 2025, dan di hari kedua menjadi momentum implementasi, ketika diskusi tingkat tinggi bertransformasi menjadi aksi konkret melalui kerja sama strategis dan investasi lintas sektor.

Di sisi lain, Deputi Bidang Promosi Penanaman Modal, Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM Nurul Ichwan menyampaikan sebagian besar komitmen investasi tersebut akan direalisasikan secara bertahap dalam bentuk proyek-proyek energi hijau, pengembangan rantai pasok berkelanjutan, serta inisiatif dekarbonisasi industri.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Apakah Ada yang Tahu Apa Itu Jelekongism

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Apakah Ada yang Tahu Apa It...

Pelatih PSS: Banyak Sekali yang Harus Dibenahi

2 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Pelatih PSS: Banyak Sekali ...
Olahraga
Marc Marquez Juara Sprint M...
Olahraga
Sinner Mundur dari Shanghai...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.