Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Orang Ghana dan Nigeria Miliki Gen yang Kebal dari Penyakit Tidur

📅 Kamis, 09 Okt 2025, 07:41 WIB | Oleh:
Orang Ghana dan Nigeria Miliki Gen yang Kebal dari Penyakit Tidur Doc: Simon MAINA / AFP
Ket. Para perempuan Turkana mengangkut jeriken berisi air di daerah Loiyangalani, tempat keluarga-keluarga terdampak kekeringan berkepanjangan ditampung, di Desa Parapul, Marsabit, Kenya utara.

VARIAN genomik yang meningkatkan risiko penyakit ginjal ditemukan pada hampir sepertiga penduduk Afrika Barat. Studi NIH menunjukkan potensi intervensi kesehatan dini bagi orang-orang dengan keturunan Afrika Barat.

Di banyak populasi Afrika sub-Sahara, gen APOL1 memiliki dua varian penting yang disebut G1 dan G2. Varian ini muncul sebagai hasil seleksi alam ribuan tahun lalu karena memberi keuntungan adaptif, karena orang yang membawa salah satu dari varian tersebut menjadi kebal terhadap parasit Trypanosoma brucei rhodesiense.

Parasite tersebut berupa protozoa bersel tunggal dari genus Trypanosoma yang menjadi penyebab utama penyakit tidur Afrika (African sleeping sickness) pada manusia, khususnya di wilayah Afrika Timur dan Selatan. Parasit ini tergolong sebagai salah satu patogen paling mematikan di Afrika karena menyerang sistem saraf pusat.

Sebuah studi telah mengungkapkan faktor risiko genetik yang signifikan untuk penyakit ginjal pada orang-orang dari Ghana dan Nigeria. Studi mereka menunjukkan bahwa hanya memiliki satu varian risiko pada gen yang dikenal sebagai APOL1 dapat meningkatkan risiko penyakit ginjal secara signifikan.

APOL1 penting untuk sistem kekebalan tubuh dan varian gen tersebut terkait dengan peningkatan risiko penyakit ginjal kronis. Studi ini dipublikasikan di New England Journal of Medicine dan dilakukan oleh para peneliti dari Jaringan Penelitian Penyakit Ginjal Human Heredity and Health in Africa (H3Africa).

Sebuah studi dari para peneliti di National Institutes of Health (NIH) dan kolaborator mereka mengungkapkan faktor risiko genetik yang signifikan untuk penyakit ginjal pada orang-orang dari Ghana dan Nigeria. Studi mereka menunjukkan bahwa hanya memiliki satu varian risiko pada gen yang dikenal sebagai APOL1 dapat meningkatkan risiko penyakit ginjal secara signifikan.

APOL1 penting untuk sistem kekebalan tubuh dan varian gen tersebut terkait dengan peningkatan risiko penyakit ginjal kronis. Studi ini dipublikasikan di New England Journal of Medicine dan dilakukan oleh para peneliti dari Jaringan Penelitian Penyakit Ginjal Human Heredity and Health in Africa (H3Africa).

Penelitian sebelumnya menetapkan bahwa varian genomik pada APOL1 meningkatkan risiko berkembangnya penyakit ginjal kronis di kalangan warga Afrika-Amerika. Namun, belum banyak yang diketahui tentang bagaimana varian genomik ini memengaruhi orang-orang dari negara-negara Afrika Barat, tempat banyak warga Afrika-Amerika memiliki garis keturunan genetik.

Mempelajari bagaimana varian genomik ini berkontribusi terhadap penyakit ginjal kronis pada warga Afrika Barat dan orang-orang dengan garis keturunan Afrika Barat juga dapat membantu menginformasikan risiko penyakit ginjal pada banyak warga Amerika.

Dengan membandingkan studi ini dengan studi-studi sebelumnya yang melibatkan populasi Afrika-Amerika, maka didapat pemahaman yang lebih mendalam tentang efek varian APOL1 berisiko tinggi ini. hay

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Olahraga
Sinner Mundur dari Shanghai...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.