Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Komisi I DPR RI Tegaskan TNI Tak Akan Kebablasan di Luar Jalur, Ini Fakta OMSP dalam UU TNI Terbaru

📅 Kamis, 09 Okt 2025, 08:58 WIB | Oleh:
Komisi I DPR RI Tegaskan TNI Tak Akan Kebablasan di Luar Jalur, Ini Fakta OMSP dalam UU TNI Terbaru Doc: Istimewa
Ket. Anggota Komisi I DPR RI, Junico Siahaan

JAKARTA, KUCANTIK.COM - Komisi I DPR RI menegaskan komitmennya untuk mengawal pelaksanaan Operasi Militer Selain Perang (OMSP) TNI agar tetap sejalan dengan aturan dan tidak keluar jalur dari amanat Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2025 tentang TNI. Revisi undang-undang tersebut menjadi sorotan publik karena menambah dua mandat penting bagi TNI di luar peran tradisionalnya.

Anggota Komisi I DPR RI, Junico Siahaan, menjelaskan bahwa sebenarnya OMSP bukan hal baru. Sejak sebelum revisi undang-undang, TNI memang telah memiliki peran di luar operasi militer murni.

Namun, pembaruan dalam UU TNI kali ini memperjelas batasan dan menambah dua tugas strategis baru: penanganan ancaman siber serta perlindungan kepentingan nasional dan warga negara Indonesia di luar negeri.

Menurut Junico, tambahan mandat tersebut bukanlah bentuk perluasan kekuasaan militer, melainkan penegasan posisi TNI di era modern yang semakin kompleks.

"Tambahan itu penting agar tidak ada tumpang tindih dengan instansi lain. Semua jadi lebih jelas, terukur, dan tetap dalam koridor hukum,” ujarnya seusai Kunjungan Kerja Reses Komisi I DPR RI di Bandung, Jawa Barat, pada Selasa (7/10/2025).

Isu sensitif soal Dwifungsi TNI pun kembali mencuat seiring pembahasan UU ini. Tapi, Junico menegaskan bahwa tidak ada upaya menghidupkan kembali Dwifungsi TNI seperti di masa lalu. Ia memastikan bahwa TNI tetap fokus pada fungsi pertahanan dan tidak akan menyentuh ranah sipil.

“Komisi I dari awal sudah tegas, kami tidak mendukung kembalinya Dwifungsi TNI. Militer harus tetap profesional dan berdiri di atas fungsi utamanya, bukan masuk ke wilayah politik atau pemerintahan sipil,” tegasnya.

Lebih lanjut, Junico menekankan bahwa keberadaan TNI justru harus semakin terintegrasi dengan masyarakat, bukan berjarak. Ia menilai sinergi antara rakyat dan militer penting untuk menghadapi berbagai ancaman baru, baik dari dalam maupun luar negeri.

“Pada akhirnya, TNI adalah bagian dari rakyat. Dengan hubungan yang kuat dan saling mendukung, kita bisa bersama-sama menghadapi tantangan keamanan nasional, termasuk di ranah digital dan global,” pungkasnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Nasional
Kemenbud Targetkan 7.000 Ca...
Megapolitan
DPRD dan Pemkot Bogor Berha...
Ekonomi
Menkeu Suahasil Lantik 5 Pe...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.