Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Hutan Dilukai: BKSDA Sumbar Temukan Pembalakan Liar di Kawasan Konservasi Maninjau

📅 Kamis, 09 Okt 2025, 16:56 WIB | Oleh: Tim Penulis
Hutan Dilukai: BKSDA Sumbar Temukan Pembalakan Liar di Kawasan Konservasi Maninjau Doc: Antara Foto
Ket. Tim Gabungan BKSDA Sumbar Polsek Ampek Koto Aur Malintang dan Koramil 08 Sungai Geringging sedang memusnahkan kayu di dalam kawasan Cagar Alam Maninjau di Kecamatan Ampek Koto Aur Malintang, Kabupaten Padang Pariaman, Kamis (9/10/2025).

Tim Gabungan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sumatera Barat menemukan aktivitas pembalakan liar di dalam kawasan Cagar Alam Maninjau di Kecamatan Ampek Koto Aur Malintang, Kabupaten Padang Pariaman, Kamis.

Kepala Resor Konservasi Wilayah II Maninjau BKSDA Sumbar Ade Putra di Lubuk Basung, Kamis, mengatakan tim gabungan menemukan enam titik lokasi pembalakan liar saat patroli gabungan bersama aparat TNI, Polri dan tim Patroli Anak Nagari (Pagari) Salareh Aia Kecamatan Palembayan, Agam.

"Kita menemukan tumpukan kayu dan mengingat medan lokasi cukup sulit, maka kayu tersebut langsung dimusnahkan di lokasi," katanya.

Ia menambahkan tim gabungan juga memberikan tanda di lokasi pembalakan bahwa daerah tersebut kawasan cagar alam.

Setelah itu aktivitas pembalakan liar tersebut merupakan ilegal atau tidak diperbolehkan.

"Kita memberikan tanda di pohon sekitar lokasi pembalakan tersebut," katanya.

Ia menambahkan patroli gabungan tersebut dilakukan di Kecamatan Ampek Koto Aur Malintang dan Kecamatan Sungai Geringging, Kabupaten Padang Pariaman selama satu Minggu.

Patroli dalam rangka untuk mencegah aktivitas pembalakan liar, pembukaan lahan, kebakaran hutan dan aktivitas dilarang dalam kawasan cagar alam.

Apabila kawasan tersebut rusak, maka berdampak terhadap sumber air, lingkungan dan lainnya.

Kawasan Cagar Alam Maninjau ini merupakan hulu dari beberapa sungai seperti, Sungai Kulita, Sungai Batang Antokan, Sungai Batang Tiku dan lainnya.

Aliran sungai tersebut dimanfaatkan masyarakat untuk Mandi, Cuci, Kakus (MCK), mengaliri persawahan dan lainnya.

Tim gabungan BKSDA terdiri dari Polsek Ampek Koto Aur Malintang dan Koramil 08 Sungai Geringging.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.