Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BBKSDA Selamatkan Kasturi Kepala Hitam dari Tangan Penyelundup

📅 Kamis, 09 Okt 2025, 16:59 WIB | Oleh:
BBKSDA Selamatkan Kasturi Kepala Hitam dari Tangan Penyelundup Doc: ANTARA/HO-Humas BBKSDA Papua Barat Daya.
Ket. Burung kasturi yang berhasil digagalkan BBKSDA Papua Barat Daya di kapal KM Dobonsolo di Pelabuhan Umum Sorong, Papua Barat Daya, Rabu (8/10).

Sorong -- Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Papua Barat Daya menggagalkan upaya penyelundupan delapan ekor burung kasturi kepala hitam (Lorius lory) di kapal KM Dobonsolo yang sedang sandar di Pelabuhan Umum Sorong pada Rabu malam (8/10).

Kepala BBKSDA Papua Barat Daya Genman Suhefti Hasibuan di Sorong, Kamis, menjelaskan bahwa pengungkapan itu bermula saat tim BBKSDA melakukan pemeriksaan rutin di dek 3 KM Dobonsolo sekitar pukul 19.00 WIT, dan menemukan seekor burung kasturi kepala hitam.

"Saat pemeriksaan tim kita menemukan seekor burung kasturi kepala hitam," jelasnya melalui sambungan telepon seluler.

Selanjutnya, kata dia, tim kembali melakukan penyisiran di lokasi yang sama dan menemukan tujuh ekor lainnya.

"Total delapan ekor, satu di antaranya sudah dalam kondisi mati,” katanya.


Seluruh burung tersebut kemudian diamankan dan dibawa ke Kantor BBKSDA Papua Barat Daya untuk proses pendataan dan perawatan lebih lanjut.

Menurut dia, kasturi kepala hitam merupakan satwa endemik Papua yang tersebar luas di seluruh wilayah Papua, dan termasuk jenis yang dilindungi.

“Satwa-satwa ini diduga akan diselundupkan ke luar Papua, dengan tujuan untuk dipelihara oleh pihak tertentu di luar daerah,” ujarnya.

KM Dobonsolo diketahui akan melanjutkan pelayaran dari Sorong menuju Bau-Bau, Makassar, Surabaya, dan berakhir di Tanjung Priok, Jakarta.

Meski telah menemukan burung-burung tersebut, Genman mengakui bahwa hingga saat ini belum ada pelaku yang berhasil diamankan karena tidak ada penumpang yang mengaku sebagai pemilik.

“Kami berharap praktik penyelundupan seperti ini segera dihentikan. Jika dibiarkan, maka populasi satwa endemik Papua seperti kasturi kepala hitam bisa terancam punah,” harapnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Rona
Nekat Bolos Wamil, Mino WIN...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.