Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Wamenpar: Industri Modest Bentuk Citra Indonesia di Mata Dunia

📅 Rabu, 08 Okt 2025, 18:48 WIB | Oleh:
Wamenpar: Industri Modest Bentuk Citra Indonesia di Mata Dunia Doc: ANTARA/Hreeloita Dharma Shanti
Ket. Busana koleksi /lif by Alma yang ditampilkan dalam pagelaran IN2MOTION Festival 2025 di Jakarta, Rabu (8/10).

JAKARTA - Wakil Menteri Pariwisata Ni Luh Puspa mengatakan industri modest fashion (busana sopan) memiliki peran besar dalam membentuk citra Indonesia di mata dunia.

“Industri ini bukan hanya menggerakkan ekonomi, tetapi juga berkaitan erat dengan citra pariwisata kita di mata dunia,” kata Ni Luh dalam video sambutan untuk IN2MOTION Festival di Jakarta, Rabu (8/10).

Ni Luh mengatakan Indonesia mempunyai warisan budaya dan kreativitas yang luar biasa. Kekayaan itu dapat dituangkan melalui penggunaan kain-kain wastra seperti tenun, songket, dan batik di berbagai produk dalam industri fesyen modest.

Dengan hadirnya ajang mode modest fashion “Indonesia International Modest Fashion (IN2MOTION) Festival” kain-kain tradisional itu dapat ditampilkan dalam balutan model yang jauh lebih modern. Baik acara maupun produk yang ditampilkan dinilai menjadi cara strategis untuk memperkenalkan Indonesia sebagai destinasi yang indah dan pusat kreativitas global, yang menghargai keberagaman serta nilai-nilai spiritual.

“Acara modest fashion ini diharapkan dapat menjadi duta pariwisata budaya Indonesia, memperkenalkan kain-kain tradisional seperti tenun, sokek, dan batik dalam balutan cinta yang modern di panggung internasional,” ujar dia.

Ni Luh berharap IN2MOTION Fest 2025 dapat memberikan inspirasi bagi banyak pihak, menggerakkan ekonomi, dan membuka peluang kolaborasi serta inovasi untuk meningkatkan kebutuhan wisatawan ke Indonesia.

Sebelumnya, Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya mengatakan bahwa acara yang bertemakan "One Vision, One Movement: Advancing Indonesia Modest Fashion Through Synergy & Collaboration" itu adalah momen penting untuk memperkuat posisi Indonesia sebagai pusat modifasi dunia yang mulai diperhitungkan.

“Mari terus berkolaborasi dan berinovasi membangun ekosistem fesyan yang berdaya secara global, dengan semangat the new engine of growth untuk menjadikan modest fashion sebagai bagian dari ekonomi kreatif, sebagai mesin baru pertumbuhan ekonomi nasional,” kata dia.

Pagelaran busana sopan bertajuk IN2MOTION) Festival diadakan di JIEXPO Convention Centre and Theatre pada tanggal 8-12 Oktober 2025.

Acara itu melibatkan lebih dari 214 desainer Indonesia, 11 desainer internasional, lebih dari 100 karya kolaborasi fesyen dan 1.600 lebih koleksi yang dipamerkan. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Citilink Flight Sale 231026 Halaman Rubrik
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
Nasional
SKK Migas Umumkan Kurangi E...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Membanggakan! Dua Perempuan Indonesia Jadi Juara Dunia Kewirausahaan Sosial, Apa Rahasia Mereka?

Membanggakan! Dua Perempuan Indonesia Jadi Juara Dunia Kewirausahaan Sosial, Apa Rahasia Mereka?

24 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.