Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Topan Matmo Kembali Terjang Tiongkok Selatan

📅 Rabu, 08 Okt 2025, 02:25 WIB | Oleh:
Topan Matmo Kembali Terjang Tiongkok Selatan Doc: AFP
Ket. Hantaman Topan - Sejumlah warga berdiri dekat pohon tumbang setelah Topan Matmo menerjang Kota Fuzhou di Provinsi  Fujian, Tiongkok selatan, pada Juli 2014 lalu. Pada Senin (6/10), Topan Matmo dilaporkan kembali menerjang wilayah Tiongkok selatan.

GUANGXI - Ribuan orang mengungsi akibat Topan Matmo yang menerjang untuk kedua kalinya pada Senin (6/10) di Daerah Otonomi Guangxi Zhuang, Tiongkok selatan, menurut laporan Xinhua News.

Topan tersebut membawa angin kencang dan hujan lebat saat menerjang untuk kedua kalinya di wilayah pesisir Guangxi pada pukul 01.10 Senin pagi, yang berdampak pada Kota Beihai, Qinzhou, dan Fangchenggang.

Menurut biro manajemen darurat kota, hingga pukul 11.00 Senin pagi, topan tersebut telah berdampak pada 10.561 orang di Beihai, mengungsikan 10.003 orang, dan merusak 3.400 hektar tanaman. Angin kencang merobohkan lebih dari 4.000 pohon di Beihai, menyebabkan pemblokiran jalan.

Kota Qinzhou dan Fangchenggang melaporkan pohon dan papan reklame tumbang, serta personel tanggap darurat dikerahkan untuk membersihkan puing-puing dan mengatasi masalah genangan air.

“Pada Senin siang, Topan Matmo bergerak menuju Vietnam timur laut dan angin kencang serta hujan diperkirakan akan terus berlanjut di beberapa wilayah Provinsi Guangxi,” lapor otoritas meteorologi regional.

Kota Chongzuo dan Qinzhou telah mencabut pembatasan lalu lintas sementara dan secara bertahap memulihkan layanan kereta api, sementara di Beihai, upaya pemulihan sedang berlangsung di wilayah terdampak dengan bantuan lebih dari 1.300 personel, 116 kendaraan darurat, dan 1.730 generator.

Menanggapi dampak Topan Matmo, Palang Merah Tiongkok meluncurkan tanggap darurat pada Senin (6/10), mengalokasikan total 3.400 paket bantuan ke wilayah terdampak.

Sebelumnya pada Minggu (5/10), topan tersebut pertama kali menerjang pukul 14.50 waktu lokal di Provinsi Guangdong, Tiongkok selatan, yang mendorong evakuasi ribuan orang. SB/Ant/Anadolu/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Ekonomi
Danantara Borong Saham Burs...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.