Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

PBB Bebaskan Ratusan Anak dari Milisi Kongo

📅 Rabu, 08 Okt 2025, 21:29 WIB | Oleh:
PBB Bebaskan Ratusan Anak dari Milisi Kongo Doc: AFP/Amos Gumulira

NEW YORK - Pasukan penjaga perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dan Dana Anak-Anak PBB (UNICEF) bekerja sama untuk membebaskan 410 anak yang ditahan oleh kelompok bersenjata di Republik Demokratik (RD) Kongo bagian timur, demikian disampaikan Juru Bicara (Jubir) PBB pada Selasa (7/10).

Jubir Sekretaris Jenderal (Sekjen) PBB Antonio Guterres, Stephane Dujarric mengatakan bahwa misi penjaga perdamaian PBB di RD Kongo, yang dikenal sebagai MONUSCO, bekerja sama dengan UNICEF dari Januari hingga September untuk membebaskan 344 anak laki-laki dan 66 anak perempuan yang ditahan oleh kelompok bersenjata di Provinsi Kivu Utara dan Ituri.

Dujarric menyebutkan anak-anak yang dibebaskan itu telah dirujuk ke layanan yang akan membantu mereka kembali berintegrasi ke dalam kehidupan normal setelah pengalaman yang mereka alami.

Selama periode yang sama, sebanyak 165 kasus perekrutan dan pemanfaatan anak-anak oleh kelompok bersenjata telah diverifikasi oleh PBB, termasuk 30 anak perempuan dan 135 anak laki-laki.

"Kolega kami menyampaikan bahwa angka-angka ini menyoroti kerentanan yang terus berlanjut bagi anak-anak di wilayah yang terdampak konflik, sekaligus menekankan kebutuhan mendesak akan langkah-langkah perlindungan yang berkelanjutan, termasuk pencegahan, akuntabilitas, dan dukungan reintegrasi jangka panjang," ujarnya.

Dujarric mengatakan di bawah kerangka kerja PBB mengenai anak-anak dan konflik bersenjata, misi penjaga perdamaian bekerja untuk mencegah dan merespons pelanggaran berat terhadap anak-anak, termasuk perekrutan dan pemanfaatan mereka oleh pasukan dan kelompok-kelompok bersenjata.

Ia juga mengatakan bahwa MONUSCO mendukung otoritas nasional RD Kongo dalam melaksanakan rencana aksi, memperkuat kapasitas aparat keamanan, dan melaporkan berbagai pelanggaran melalui mekanisme pemantauan dan pelaporan PBB, dengan tujuan meningkatkan akuntabilitas dan perlindungan terhadap anak-anak.

MONUSCO, yang memiliki layanan perlindungan anak terbesar di antara semua misi penjaga perdamaian PBB, menyebutkan di situs webnya bahwa pasukan penjaga perdamaian telah membantu membebaskan ribuan anak yang berkaitan dengan pasukan dan kelompok-kelompok bersenjata.

Misi tersebut juga menyatakan bahwa pihaknya memberikan dukungan teknis untuk reformasi legislatif RD Kongo guna memperkuat sistem perlindungan anak. Ant/Xinhua

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
  • Sangat Memprihatinkan Rumah Dinas TNI untuk Judol, Pelaku Kini Ditahan
    oknum2 begini ini yg bikin citra loreng jadi ...
  • Bahlil Pasang Rem Industri Nikel, Smelter Setengah Jadi Bisa Dimoratorium
    Langkah moratorium smelter setengah jadi ini memang sudah ...
Luar Negeri
Mengenaskan! Parade Kereta ...
Advertisement
Saldo Tabungan Masyarakat Menyusut, Fenomena “Mantab” Jadi Sorotan

Saldo Tabungan Masyarakat Menyusut, Fenomena “Mantab” Jadi Sorotan

10 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.