Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Komisi IX DPR Dukung Program Magang Rp198 Miliar dari Pemerintah, Fresh Graduate Siap Tajir Ilmu dan Pengalaman Sebelum Kerja Beneran!

📅 Rabu, 08 Okt 2025, 13:05 WIB | Oleh:
Komisi IX DPR Dukung Program Magang Rp198 Miliar dari Pemerintah, Fresh Graduate Siap Tajir Ilmu dan Pengalaman Sebelum Kerja Beneran! Doc: Istimewa
Ket. Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Yahya Zaini dalam kunjungan kerja Komisi IX DPR RI ke Palangkaraya, Kalimantan Tengah, Senin (6/10/2025).

 JAKARTA - Peluang emas bagi para fresh graduate akhirnya datang juga! Pemerintah melalui Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) resmi meluncurkan Program Magang Nasional 2025, dengan dana fantastis sebesar Rp198 miliar. 

Tak tanggung-tanggung, program ini ditujukan khusus untuk para lulusan baru S1 dan D3 agar bisa merasakan pengalaman kerja nyata sekaligus memperkaya skill sebelum benar-benar terjun ke dunia profesional.

Dukungan penuh pun datang dari Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Yahya Zaini, yang menegaskan pentingnya program ini bagi masa depan generasi muda Indonesia. 

Dalam kunjungan kerjanya ke Palangkaraya, Kalimantan Tengah, Senin (6/10/2025), Yahya menyebut bahwa ini adalah kesempatan langka yang tak boleh disia-siakan.

“Program ini harus dimanfaatkan semaksimal mungkin. Pemerintah sudah siapkan pembiayaan besar agar anak muda Indonesia punya bekal kuat bersaing di dunia kerja,” ujar Yahya dengan optimis.

Program Magang Nasional ini mulai dibuka pendaftarannya pada 7 Oktober 2025, dan menargetkan 20.000 peserta dari berbagai daerah. 

Para peserta yang lolos akan menjalani masa magang selama enam bulan, terbagi dalam dua gelombang, Oktober–Desember 2025 dan Januari–Maret 2026. 

Tak hanya belajar, peserta juga akan menerima gaji setara Upah Minimum Provinsi (UMP) selama mengikuti program ini, menarik bukan?

Lebih dari 553 perusahaan BUMN dan swasta ternama telah bergabung sebagai mitra penyelenggara. 

Mulai dari sektor perbankan, teknologi, energi, hingga manufaktur siap membuka pintu bagi para talenta muda untuk menimba ilmu dan pengalaman langsung di lapangan.

Menurut Yahya, inisiatif Kemnaker ini menjadi langkah strategis untuk menekan angka pengangguran terbuka, terutama di kalangan sarjana muda yang baru lulus. 

Ia menegaskan, memiliki ijazah saja tak cukup, dunia kerja kini menuntut kompetensi nyata, adaptabilitas, dan pemahaman industri.

“Magang ini bisa jadi tiket emas agar anak muda tak cuma punya teori, tapi juga pengalaman nyata. Pemerintah sudah kasih jalan, tinggal kemauan dari generasi mudanya,” tegas politisi dari Fraksi Golkar itu.

Yahya juga mengingatkan agar program ini tak hanya sekadar seremonial. Ia berharap pelaksanaannya diawasi dengan ketat agar benar-benar memberikan hasil yang konkret: peserta terserap ke dunia kerja dan tenaga kerja Indonesia makin kompetitif di pasar global.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.