Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemkab Bangli Bali Bekali Inovasi Pengelola Perpustakaan Sekolah 

📅 Selasa, 07 Okt 2025, 12:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemkab Bangli Bali Bekali Inovasi Pengelola Perpustakaan Sekolah  Doc: ANTARA
Ket. Pemerintah Kabupaten Bangli membekali para pengelola perpustakaan sekolah untuk lebih kreatif dan inovatif dalam mendorong literasi membaca di Bangli, Bali, Selasa (7/10/2025).

BANGLI – Pemerintah Kabupaten Bangli, Bali membekali para pengelola perpustakaan sekolah dengan sejumlah inovasi kreatif agar menjadi lebih menarik dan mendorong literasi membaca pelajar.

“Kami ingin perpustakaan menjadi tempat yang menyenangkan, tempat mereka menemukan ide-ide baru dan berani berkreasi,” kata Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Bangli, I Made Ari Pulasari, di Bangli, Selasa (07/10).

Untuk itu, pihaknya mengumpulkan perwakilan dari 44 pengelola perpustakaan sekolah di empat kecamatan di kabupaten berhawa sejuk itu untuk menjalani bimbingan teknis pengelolaan perpustakaan sekolah dasar (SD).

Dalam pelatihan itu, para pengelola perpustakaan dibekali dengan keterampilan manajerial, pemanfaatan teknologi informasi, serta pengembangan program literasi yang inovatif.

Dengan upaya itu perpustakaan tidak hanya menjadi tempat membaca dan meminjam buku, tetapi juga tempat belajar, bermain, dan berinteraksi.

Harapannya, para pengelola perpustakaan sekolah memiliki banyak ide untuk membuat perpustakaan lebih hidup misalnya dengan pojok baca yang nyaman, mengadakan lomba-lomba yang menarik, dan memanfaatkan media sosial untuk promosi.

Ari Pulasari menekankan perpustakaan harus bertransformasi menjadi laboratorium literasi yang mampu menumbuhkan minat baca dan daya pikir kritis siswa.

Alasannya, lanjut dia, anak-anak saat ini lebih tertarik bermain gawai dibandingkan membaca buku di perpustakaan sebagai salah satu tantangan membuat ruang baca yang menarik dan kreatif.

Pemkab Bangli berharap perpustakaan sekolah dapat menjadi magnet bagi siswa, sehingga budaya membaca dapat terus tumbuh dan berkembang di kalangan generasi muda.

Sementara itu, Perpustakaan Nasional Republik Indonesia mencatat Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat (IPLM) pada 2024 mencatat pencapaian skor 73,52, melampaui pencapaian tahun sebelumnya yakni 69,42.

Hasil tersebut mencakup pemerataan layanan perpustakaan, ketercukupan koleksi, dan tingkat kunjungan masyarakat, dengan melibatkan 514 kabupaten/kota dan lebih dari 174 ribu responden usia 10–69 tahun.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Luar Negeri
Toko-toko di Bordeaux bersi...
Luar Negeri
Kenaikan Harga BBM Picu Aks...
Megapolitan
Pasar pangan murah menjangk...
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.