Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Mendes: Semua Pegawai Wajib Kuasai Program Kemendes

📅 Selasa, 07 Okt 2025, 17:15 WIB | Oleh: Tim Penulis
Mendes: Semua Pegawai Wajib Kuasai Program Kemendes Doc: Antara
Ket. Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto membuka Kegiatan Bimbingan Teknis Pengembangan Kompetensi Pegawai Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia dan Pemberdayaan Masyarakat Desa dan Daerah Tertinggal di Operational Room Kemendes PDT Jakarta, Selasa (7/10).

Jakarta - Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto mewajibkan seluruh pegawai di lingkungan Kemendes PDT agar benar-benar memahami setiap program yang dilaksanakan untuk pembangunan desa.

Menurut Mendes Yandri, pemahaman itu bernilai penting karena setiap pegawai merupakan aktor potensial yang wajib berkontribusi dalam upaya pemerataan ekonomi dan pengentasan kemiskinan desa sebagaimana tertuang dalam Astacita ke-6 Presiden Prabowo Subianto.

"Semua harus tahu arah kebijakan utama Kemendes, jadi tolong dipahami. Keinginan saya hanya satu, bapak ibu bekerja dengan baik jangan menipu diri. Mari kita geser air mata kemiskinan menjadi air mata kebahagiaan," kata dia saat membuka Kegiatan Bimbingan Teknis Pengembangan Kompetensi Pegawai Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia dan Pemberdayaan Masyarakat Desa dan Daerah Tertinggal di Operational Room Kemendes PDT Jakarta, Selasa (7/10).

Program-program yang dilaksanakan Kemendes PDT di antaranya 12 rencana aksi yang meliputi pengembangan BUMDes untuk mendukung Program Makan Bergizi Gratis (MBG) menciptakan ketahanan pangan di desa, menguatkan pengawasan penggunaan dana desa, mewujudkan digitalisasi desa, dan lain sebagainya.

Selain itu, ada pula program memastikan Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih terbentuk dan berjalan dengan baik untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa.

Tidak terbatas pada hal-hal itu, ujar Mendes Yandri, bimbingan yang masif di setiap program Kemendes PDT juga dipastikan mampu membuka lapangan kerja secara luas. Dengan demikian, potensi desa tidak akan sia-sia. Selain itu, SDM setempat juga akan bisa dimanfaatkan secara maksimal.

Menurut Mendes Yandri, beberapa program tersebut merupakan kurikulum wajib yang harus dipahami pegawai Kemendes PDT secara utuh, salah satunya melalui bimbingan teknis yang diselenggarakan itu.

Dengan demikian, ketika turun langsung ke desa, setiap pegawai dapat berkontribusi serta menemukan solusi atas permasalahan yang dihadapi warga untuk sampai pada level desa mandiri.

"Saya minta betul acara ini tidak hanya seremonial saja. Saya berharap bapak ibu tidak hanya menghabiskan waktu dan keluar tanpa mendapatkan apa-apa. Bapak ibu adalah wajah penentu kementerian ini, maka bimtek ini menjadi wadah kita semua untuk menyerap ilmu, menambah pengetahuan," kata dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.