Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Lir-ilir Go International Manggung di Fujian, Tiongkok

📅 Selasa, 07 Okt 2025, 00:34 WIB | Oleh:
Lir-ilir Go International Manggung di Fujian, Tiongkok Doc: ist
Ket. lagu etnik jawa

YOGYAKARTA – Meski masuk kategori musik etnik, lagu Lir-ilir tampi di luar negeri. Grup musik etnik “Ki Ageng Ganjur” dari Yogyakarta menampilkan lagu Lir Ilir karya Sunan Kalijaga di panggung Asia Pacific Music Festival (APMF) 2025 di Fujian, Tiongkok.

Penampilan mereka di panggung APMF 2025 pada Sabtu (4/10) memukau penonton dari berbagai negara serta penyelenggara festival. "Penampilan yang menakjubkan dan menarik. Musiknya indah dan sangat mengesankan," kata Ny. Liu selaku pengawas pelaksanaan APMF sebagaimana dikutip dalam siaran pers yang diterima pada Senin.

Ki Ageng Ganjur menampilkan paduan musik tradisional Jawa dengan jazz dan blues dengan dukungan gamelan, gitar, dan saxophone di panggung APMF 2025. Lagu "Lir Ilir" dibawakan setelah penampilan komposisi "Sound of Peace" karya Dwiki Dharmawan, yang menggambarkan dialog musikal antara budaya Timur dan Barat. 

Meskipun tidak memahami arti liriknya, para penonton menikmati lantunan lagu "Lir Ilir" sambil bergoyang mengikuti irama musik. Selain membawakan lagu "Lir Ilir", Ki Ageng Ganjur menampilkan medley lagu daerah serta lagu populer dunia seperti "Wind of Change", "Sweet Child o’ Mine", dan "Heal the World" dengan aransemen bernuansa etnik Nusantara.

Mereka juga membawakan lagu Tiongkok populer berjudul "Yue Liang Dai Biao Wo De Xin" dan "Tian Mi Mi" dengan iringan musik gamelan, suling, angklung, dan gendang. Tn. Tao selaku manajer promosi APMF mengatakan bahwa kehadiran Ki Ageng Ganjur memberikan warna tersendiri pada festival tahun ini.

"Sentuhan etnik-tradisional yang dipadukan dengan komposisi modern membuat festival ini semakin beragam dan menarik," katanya. Tn Li Pei Feng dari Cheng Ho Museum selaku sponsor penampilan Ki Ageng Ganjur di APMF 2025 menyatakan bahwa pertunjukan grup tersebut telah menjadi jembatan budaya antara Indonesia dan Tiongkok.

Ketua tim kebudayaan Ki Ageng, Al-Zastrouw, tidak menyangka lagu-lagu tradisional Indonesia mendapat sambutan sangat meriah di pentas musik internasional. "Ini membuktikan bahwa musik etnik bisa berdiri sejajar dengan musik dunia, asal dikemas secara kreatif dan inovatif," katanya.

APMF diselenggarakan oleh Divisi Center for Asia Pacific Culture pada China International Communication Group (CICC) dengan dukungan dari pemerintah Fujian. ​​​​​​​APMF 2025 diikuti oleh 20 kelompok musik dari negara-negara di kawasan Asia Pasifik.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta

Uji Coba Pendaratan Pesawat Tempur di Jalan Tol

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Uji Coba Pendaratan Pesawat...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.